Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Demam Oranye Landa Belanda, Satu Ruas Jalan di Den Haag Disulap Total Jelang Kick-off Piala Dunia

Ari Arief • Rabu, 10 Juni 2026 | 16:32 WIB
DIHIAS: Jalan Marktweg di Den Haag, Belanda, dihias menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.(AP)
DIHIAS: Jalan Marktweg di Den Haag, Belanda, dihias menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.(AP)

 

KALTIMPOST.ID,DEN HAAG–Demam sepak bola melanda seantero Belanda menjelang laga pembuka Tim Nasional (Timnas) mereka di ajang Piala Dunia 2026. Gelombang euforia dan optimisme tinggi ini terpancar paling kentara di kawasan Marktweg, Kota Den Haag. Di sana, warga lokal kompak menyulap wilayah pemukiman mereka menjadi lautan oranye.

Hampir setiap jengkal jalan di kawasan tersebut tertutup warna khas kebesaran Timnas Belanda. Mulai dari ribuan bendera kecil yang membentang di langit-langit jalan, dinding rumah warga, pepohonan, hingga tiang lampu kota kompak dibalut warna oranye. Hanya menyisakan sedikit ruang untuk kibaran bendera triwarna resmi Belanda: merah, putih, dan biru.

Baca Juga: Picu Kecaman Global, Wasit Piala Dunia Asal Somalia Ditolak Masuk AS

Tidak ketinggalan, ornamen berwujud singa yang merupakan simbol nasional negara kincir angin tersebut bertebaran di sepanjang jalan, lengkap dengan balutan jersi skuad De Oranje. Episentrum kreativitas ini digarap secara swadaya oleh warga setempat yang menghabiskan waktu berminggu-minggu demi mempercantik lingkungan mereka.

"Sejauh ini, responsnya luar biasa. Tidak ada satu pun warga yang komplain atau mengaku tidak suka. Semuanya memberikan testimoni positif," ujar Danny van Dijk, koordinator aksi dekorasi Marktweg, Rabu (10/6).

Baca Juga: Penajam Deteksi 50 Suspek TBC, Polres PPU Perkuat Sinergi Eliminasi Penyakit, Kenali Gejalanya

Uniknya, warga juga mendirikan sebuah karavan mini merah-putih-biru yang dikelilingi jaring oranye di salah satu persimpangan jalan. Area ini dinamai "Perkemahan Oranye Den Haag". Titik ini diproyeksikan menjadi pusat nonton bareng (nobar) bagi para suporter fanatik yang tidak bisa terbang langsung ke Amerika Serikat.

Belanda yang tergabung di Grup F dijadwalkan melakoni laga perdana kontra Jepang pada Minggu (14/6) di Dallas. Skuad asuhan Koeman selanjutnya ditantang Swedia di Houston pada 20 Juni, sebelum menutup fase grup melawan Tunisia di Kansas City enam hari berselang.

Baca Juga: Tari Dayak hingga Tor-Tor Lepas Kelulusan Angkatan XI TK Kemala Bhayangkari 13 PPU

Dukungan penuh juga datang dari pihak istana. Raja Willem-Alexander, Ratu Maxima, dan Putri Mahkota Catharina-Amalia dilaporkan bakal terbang langsung ke Houston untuk mendukung Timnas. Pilihan warna oranye ini sendiri memiliki nilai historis yang kuat karena diadopsi dari nama garis keturunan dinasti kerajaan mereka, Oranje-Nassau.

Bagi negara dengan populasi 18 juta jiwa, Belanda dikenal memiliki tradisi sepak bola yang kuat dan sering mengejutkan di panggung dunia. Meski telah menembus babak final sebanyak tiga kali (1974, 1978, dan 2010), mereka belum sekalipun mencicipi trofi juara. Lewat soliditas dukungan dari dalam negeri seperti yang ditunjukkan warga Den Haag, publik berharap kutukan runner-up spesialis itu bisa pecah tahun ini.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#oranye #belanda #piala dunia 2026