Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Grup D Piala Dunia 2026, Efektivitas Socceroos Rusak Momen Comeback Turki

Ari Arief • Minggu, 14 Juni 2026 | 15:32 WIB
GOL PERTAMA:Nestory Irankuda (17) dari Australia merayakan gol pertama yang dicetaknya ke gawang Turki selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia 2026.(AP)
GOL PERTAMA:Nestory Irankuda (17) dari Australia merayakan gol pertama yang dicetaknya ke gawang Turki selama pertandingan sepak bola Grup D Piala Dunia 2026.(AP)

 

KALTIMPOST.ID,VANCOUVER–Tim Nasional Australia sukses mengamankan poin penuh dalam laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026. Menghadapi Turki di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Sabtu (13/6) malam waktu setempat, skuad Socceroos menang meyakinkan dengan skor dua gol tanpa balas.

Kemenangan Australia ini sekaligus merusak momen comeback emosional Turki yang baru kembali mencicipi panggung Piala Dunia setelah absen selama 24 tahun. Dua gol kemenangan Australia masing-masing dicetak oleh Nestory Irankunda pada menit ke-27 dan Connor Metcalfe di menit ke-75.

Baca Juga: Piala Dunia di Stadion Levi’s, Ribuan Kursi Kosong Mewarnai Laga Imbang Qatar vs Swiss

Laga yang disaksikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino ini sebenarnya didominasi penuh oleh Turki. Tim asuhan Vincenzo Montella tersebut mencatatkan 72 persen penguasaan bola dan melepaskan 30 tembakan berbanding 9 milik Australia. Namun, performa gemilang kiper muda Australia, Patrick Beach, yang melakukan delapan penyelamatan krusial, membuat lini serang Turki frustrasi.

Keputusan pelatih Australia, Tony Popovic, memasang Patrick Beach sebagai starter menggantikan kiper sarat pengalaman Matthew Ryan sempat mengejutkan publik. Namun, Beach membayar tuntas kepercayaan tersebut dengan mementahkan sejumlah peluang emas Turki, termasuk eksekusi tendangan bebas bintang muda Real Madrid, Arda Güler, pada menit ke-57.

Baca Juga: Piala Dunia, Paraguay Tak Berkutik di SoFi Stadium

Kebuntuan laga pecah di menit ke-27 melalui aksi penyerang Watford berusia 20 tahun, Nestory Irankunda. Mengonversi peluang kurang dari semenit pasca-jeda hidrasi, Irankunda melepaskan sepakan mendatar akurat di tengah kawalan tiga bek Turki. Gol ini menasbihkan dirinya sebagai pencetak gol termuda Australia sepanjang sejarah Piala Dunia.

Irankunda mengakui motivasi berlipat timnya dipicu oleh komentar kapten Turki, Hakan Calhanoglu, sehari sebelum laga yang menyebut skuad Turki jauh lebih bertalenta. "Itu menjadi motivasi ekstra bagi kami. Kami membuktikan bahwa orang-orang kerap meremehkan tim ini," tegas Irankunda usai laga.

Baca Juga: Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Babulu PPU ‘Sinergi Lewat Joran’

Memasuki babak kedua, Turki memasukkan penyerang Juventus, Kenan Yildiz, untuk menambah daya gedor. Alih-alih menyamakan kedudukan, petaka justru kembali menghampiri Turki di menit ke-75. Memanfaatkan kesalahan kontrol bola (turnover) gelandang Turki Ismail Yüksek, Connor Metcalfe dengan cerdik menyambar bola untuk menggandakan keunggulan Australia menjadi 2-0 yang bertahan hingga peluit panjang.

Pelatih Turki, Vincenzo Montella, dengan berbesar hati mengakui keunggulan efektivitas lawan. "Saya sangat menghormati Australia dan sudah memprediksi permainan disiplin mereka. Inilah sepak bola, dan sejujurnya kami tidak pernah meremehkan mereka," ujar Montella.

Baca Juga: Tunggakan BPJS Kesehatan Akan Dihapus? Ini Penjelasan Pemerintah

Dengan hasil ini, Australia menempel ketat Amerika Serikat di papan atas klasemen sementara Grup D yang sebelumnya sukses mencukur Paraguay dengan skor 4-1 di Los Angeles.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#piala dunia 2026 #australia #turki