Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Usai Korea Selatan Gagal Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Hong Myung-bo Resmi Mundur

Dwi Puspitarini • Senin, 29 Juni 2026 | 05:15 WIB
Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Ist)
Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. (Ist)

KALTIMPOST.ID, Piala Dunia 2026 - Pelatih tim nasional Korea Selatan, Hong Myung-bo, resmi mengundurkan diri dari jabatannya setelah gagal membawa Taeguk Warriors melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Keputusan tersebut diumumkan pada Minggu (28/6), sehari setelah peluang Korea Selatan untuk melanjutkan perjalanan di turnamen resmi tertutup.

Hong Myung-bo menyampaikan permohonan maaf kepada para pendukung sepak bola Korea Selatan dan menyatakan dirinya bertanggung jawab atas hasil yang diraih tim di ajang Piala Dunia 2026.

"Saya ingin menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para penggemar dan pendukung sepak bola Korea Selatan. Hari ini saya mengundurkan diri dari tim nasional sepakbola," kata Hong Myung-bo, dikutip dari Yonhap News Agency, dilansir dari Antara, Senin (29/6).

Pelatih berusia 57 tahun itu menjalani periode keduanya bersama tim nasional Korea Selatan. Namun, ia kembali gagal membawa negaranya melangkah jauh di Piala Dunia, mengulangi hasil mengecewakan yang pernah terjadi pada edisi 2014.

Dalam pernyataannya, Hong mengungkapkan bahwa selama menangani tim nasional, setiap keputusan yang diambil selalu didasarkan pada kepentingan sepak bola Korea Selatan. Meski demikian, hasil akhir yang diperoleh tidak sesuai dengan harapan.

"Selama dua tahun terakhir saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama setiap kali harus mengambil keputusan penting, memilih pemain, atau mempersiapkan sesi latihan dan pertandingan: apakah ini pilihan yang tepat untuk sepak bola Korea?" ujar Hong Myung-bo, dikutip dari Yonhap News Agency.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa mantan pemain tim nasional Korea Selatan itu memilih bertanggung jawab penuh atas kegagalan tim di panggung dunia. Keputusan mundur juga menjadi bentuk evaluasi atas performa tim yang tidak mampu memenuhi target.

Korea Selatan Gagal Memanfaatkan Peluang di Grup A

Korea Selatan sebelumnya diprediksi mampu bersaing dan lolos dari Grup A yang dihuni tuan rumah Meksiko, Afrika Selatan, dan Republik Ceko. Kehadiran sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Son Heung-min, membuat Taeguk Warriors cukup diunggulkan untuk melangkah ke fase gugur.

Namun kenyataannya, Korea Selatan mengalami dua kekalahan penting yang memengaruhi peluang mereka. Tim tersebut kalah 0-1 dari Afrika Selatan dan kembali takluk dengan skor yang sama saat menghadapi Meksiko.

Satu-satunya kemenangan yang diraih Korea Selatan terjadi ketika menghadapi Republik Ceko. Pada laga tersebut, mereka berhasil menang 2-1 dan mengamankan tiga poin.

Meski demikian, raihan tersebut belum cukup untuk mengangkat posisi mereka di klasemen. Korea Selatan hanya mengoleksi tiga poin dari tiga pertandingan dan harus berharap menjadi salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik untuk dapat melaju ke babak 32 besar.

Harapan tersebut akhirnya pupus setelah hasil pertandingan dari grup lain tidak memberikan keuntungan bagi Korea Selatan. Dengan berakhirnya peluang lolos, Hong Myung-bo kemudian memutuskan mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih tim nasional.

Pengunduran diri Hong menandai berakhirnya periode keduanya bersama Taeguk Warriors. Federasi sepak bola Korea Selatan kini menghadapi tugas penting untuk mencari pelatih baru yang mampu membangun kembali kekuatan tim dan mempersiapkan generasi berikutnya untuk menghadapi kompetisi internasional di masa mendatang.***

Editor : Dwi Puspitarini
#grup a #Hong Myung-bo #Korea Selatan Gagal Lolos ke 32 Besar #piala dunia 2026