Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Nyaris Jadi Korban Tim Kejutan, Argentina Beruntung Kalahkan Cabo Verde 3-2 Lewat Perpanjangan Waktu

Thomas Priyandoko • Sabtu, 4 Juli 2026 | 08:11 WIB
Argentina susah payah kalahkan Cabo Verde 3-2. (AFP)
Argentina susah payah kalahkan Cabo Verde 3-2. (AFP)

 

MIAMI – Timnas Argentina nyaris menjadi korban salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia. Juara bertahan itu harus berjuang hingga babak perpanjangan waktu sebelum menaklukkan Cabo Verde dengan skor 3-2 pada fase 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (5/7/2026).

 

Lionel Messi kembali menjadi pembeda. Kapten Argentina membuka keunggulan pada menit ke-29 sekaligus mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mengoleksi 20 gol di putaran final Piala Dunia. Gol tersebut juga menjadi gol ketujuh Messi sepanjang turnamen edisi 2026.

Meski mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, Argentina dikejutkan gol penyeimbang Deroy Duarte yang memanfaatkan umpan kapten Cabo Verde, Ryan Mendes.

Penjaga gawang Cabo Verde, Vozinha, tampil gemilang sepanjang pertandingan. Kiper berusia 40 tahun itu beberapa kali menggagalkan peluang emas Messi, termasuk saat duel satu lawan satu dan tendangan bebas yang nyaris membawa Argentina kembali unggul.

 

Argentina juga sempat meminta hadiah penalti ketika bola mengenai tangan bek Cabo Verde, Pico Lopes. Namun wasit tidak menunjuk titik putih karena bola lebih dahulu mengenai kepala sang pemain.

Skor imbang 1-1 bertahan hingga waktu normal usai sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

 

Lisandro Martinez membawa Argentina kembali memimpin. Namun Cabo Verde kembali memberikan kejutan melalui gol spektakuler Sidny Lopes Cabral. Bek kiri tersebut melepaskan tembakan melengkung kaki kanan yang bersarang di pojok atas gawang Emiliano Martinez. Seusai mencetak gol, Cabral berlari ke tribun penonton untuk merayakannya bersama suporter.

 

Argentina akhirnya memastikan kemenangan pada menit ke-111. Berawal dari sepak pojok Messi, Cristian Romero menyundul bola yang kemudian mengenai Diney Borges sebelum masuk ke gawang Cabo Verde. Gol bunuh diri tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Albiceleste.

 

Cabo Verde tetap meninggalkan kesan mendalam meski tersingkir. Negara kepulauan di lepas pantai barat Afrika dengan populasi sekitar 525 ribu jiwa itu menjadi negara terkecil yang berhasil mencapai fase gugur Piala Dunia. Mereka lolos ke babak 32 besar setelah menahan imbang Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi pada fase grup.

 

Argentina Lolos, tetapi Menyisakan Tanda Tanya

Kemenangan ini membawa Argentina ke babak 16 besar, tetapi penampilan mereka memunculkan sejumlah pertanyaan. Sempat unggul lebih dulu, pasukan Lionel Scaloni justru membiarkan Cape Verde beberapa kali mengancam hingga memaksa pertandingan berlangsung selama 120 menit.

Argentina bahkan membutuhkan penyelamatan penting Emiliano Martinez pada menit-menit akhir untuk mengamankan kemenangan. Lini pertahanan Albiceleste terlihat beberapa kali kesulitan menghadapi serangan balik cepat Cabo Verde.

Gol Sidny Cabral Jadi Kandidat Terbaik Piala Dunia

Salah satu momen paling berkesan dalam pertandingan ini adalah gol Sidny Lopes Cabral di babak perpanjangan waktu. Saat semua orang mengira ia akan mengirim umpan silang, Cabral justru melepaskan tembakan melengkung dari sisi kanan kotak penalti yang menghujam pojok atas gawang Argentina.

Gol tersebut langsung memicu selebrasi besar para pemain Cabo Verde dan disebut sebagai salah satu kandidat gol terbaik Piala Dunia 2026.

Meski akhirnya gagal melaju, Cabo Verde berhasil mencuri perhatian dunia lewat penampilan berani yang nyaris menumbangkan sang juara bertahan. Sementara itu, Argentina tetap melangkah ke babak berikutnya, namun dengan pekerjaan rumah besar untuk memperbaiki performa jika ingin mempertahankan gelar juara dunia.

Editor : Thomas Priyandoko
#babak 16 besar piala dunia 2026 #argentina vs cabo verde #piala dunia 2026