KALTIMPOST.ID, Piala Dunia 2026 - Norwegia menciptakan salah satu kejutan terbesar di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Brasil pada babak 16 besar. Dalam laga yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey, Senin (6/7/2026) dini hari WIB, Erling Haaland tampil sebagai pahlawan kemenangan Norwegia lewat dua gol yang menghancurkan harapan Selecao.
Kemenangan 2-1 ini membawa Norwegia melaju ke babak perempat final sekaligus mengakhiri perjalanan Brasil yang datang sebagai salah satu kandidat juara. Meski Neymar sempat memperkecil ketertinggalan di penghujung laga, upaya itu tidak cukup untuk menyelamatkan timnya.
Hasil ini menjadi bukti bahwa Piala Dunia 2026 terus menghadirkan kejutan, termasuk tumbangnya salah satu raksasa sepak bola dunia di fase gugur.
Pertandingan sebenarnya berjalan cukup seimbang sejak menit awal. Norwegia tampil berani dengan mencoba mengambil kendali permainan, sementara Brasil mengandalkan kecepatan lini serang mereka.
Momentum besar datang untuk Brasil pada menit ke-12 ketika wasit menunjuk titik penalti setelah Matheus Cunha dilanggar di dalam kotak penalti. Namun peluang emas itu gagal dimanfaatkan.
Bruno Guimaraes yang dipercaya sebagai eksekutor tidak mampu menaklukkan kiper Norwegia, Orjan Nyland. Penyelamatan tersebut menjadi salah satu titik penting yang mengubah jalannya pertandingan.
Setelah kegagalan penalti itu, Brasil tetap menciptakan beberapa peluang melalui Vinicius Junior, Rayan, dan Endrick, tetapi tidak ada yang berhasil berbuah gol.
Nyland Tampil Heroik di Bawah Mistar
Sepanjang pertandingan, Norwegia mendapat keuntungan dari performa luar biasa Orjan Nyland. Kiper berusia 35 tahun itu berkali-kali menggagalkan peluang berbahaya yang diciptakan para pemain Brasil.
Beberapa penyelamatan penting dilakukan Nyland saat menghadapi peluang dari Rayan dan Vinicius Junior. Bahkan pada babak kedua, ia kembali menunjukkan refleks gemilang ketika menghalau bola yang nyaris masuk ke gawangnya setelah mengenai pemain bertahan sendiri.
Penampilan Nyland menjadi fondasi penting yang membuat Norwegia tetap bertahan sebelum akhirnya mampu memukul balik Brasil.
Haaland Menghukum Brasil di Menit-Menit Akhir
Saat pertandingan tampak akan berjalan tanpa gol, Erling Haaland muncul sebagai pembeda. Penyerang andalan Norwegia itu memecah kebuntuan pada menit ke-79 melalui sundulan keras yang tidak mampu dijangkau Alisson.
Gol tersebut membuat Brasil harus keluar menyerang. Namun langkah itu justru membuka ruang bagi Norwegia untuk melancarkan serangan balik.
Pada menit ke-90, Haaland kembali menunjukkan kualitasnya. Memanfaatkan umpan Andreas Schjelderup, ia melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di pojok gawang Brasil.
Gol kedua tersebut membuat Norwegia unggul 2-0 dan berada di ambang kemenangan besar atas salah satu tim favorit juara.
Gol Neymar Tak Mampu Selamatkan Selecao
Harapan Brasil sempat muncul ketika mereka mendapatkan penalti pada masa injury time. Pelanggaran terhadap Casemiro membuat wasit kembali menunjuk titik putih.
Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-90+10.
Namun waktu yang tersisa terlalu sedikit bagi Brasil untuk mengejar hasil imbang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap bertahan dan memastikan langkah Norwegia ke babak berikutnya.
Keberhasilan Norwegia menumbangkan Brasil menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di Piala Dunia 2026. Selain ketangguhan lini pertahanan, kemenangan ini juga tidak lepas dari ketajaman Erling Haaland yang tampil efektif di momen-momen krusial.
Sementara bagi Brasil, kekalahan ini menjadi pukulan besar. Selecao harus mengakhiri perjalanan mereka lebih cepat dari target yang diharapkan, meski diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Neymar, Vinicius Junior, Casemiro, dan Alisson.
Susunan Pemain
Brasil: Alisson; Douglas Santos, Gabriel, Marquinhos, Danilo; Martinelli, Casemiro, Bruno Guimaraes; Rayan, Vinicius Junior, Matheus Cunha.
Norwegia: Orjan Nyland; Moller Wolfe, Heggem, Kristoffer Ajer, Ryerson; Berg, Berge, Martin Odegaard; Antonio Nusa, Erling Haaland, Alexander Sorloth.***
Editor : Dwi Puspitarini