Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Amerika Serikat vs Belgia: Berburu Kado Kemerdekaan

Redaksi • Senin, 6 Juli 2026 | 19:54 WIB
Amerika Serikat vs Belgia
Amerika Serikat vs Belgia

 

KALTIMPOST.ID, SEATTLE – Dua belas tahun setelah tersingkir secara dramatis di Piala Dunia 2014, Amerika Serikat kembali dipertemukan dengan Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Laga yang digelar di Lumen Field, Seattle, Selasa (7/7) pagi itu menghadirkan aroma balas dendam bagi USMNT, julukan Timnas Amerika Serikat. Pada pertemuan terakhir di fase gugur Piala Dunia, mereka kalah 1-2 dari Belgia setelah melalui babak perpanjangan waktu di Arena Fonte Nova, Salvador, Brasil.

Kini situasinya berbeda. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Amerika Serikat datang dengan kepercayaan diri tinggi dan status unggulan tipis.

Baca Juga: Mati Lampu Lintas Kalimantan Imbas Overhaul Pembangkit, Ketua Komisi B DPRD Bontang Minta PLN Kebut Perbaikan

Prediksi superkomputer Opta menempatkan tim asuhan Mauricio Pochettino sebagai favorit dengan peluang kemenangan mencapai 50,96 persen. Keyakinan tersebut tidak lepas dari performa impresif yang ditunjukkan sepanjang turnamen.

Amerika Serikat membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 4-1 atas Paraguay, kemudian menundukkan Australia 2-0 di fase grup. Pada babak 32 besar, mereka kembali tampil solid dengan menyingkirkan Bosnia-Herzegovina melalui kemenangan 2-0.

Bek kanan Sergino Dest menilai kemenangan atas Belgia akan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap tim nasional mereka.

"Artinya akan sangat besar. Saya rasa kepercayaan masyarakat kepada tim ini sudah tinggi dan jika kami menang, keyakinan tersebut akan menjadi lebih besar lagi," ujar Dest, seperti dikutip Reuters.

Meski demikian, rekor pertemuan masih berpihak kepada Belgia. Dari tujuh laga sebelumnya, Amerika Serikat hanya sekali meraih kemenangan.

Bahkan, pada pertemuan terakhir dalam laga uji coba di Atlanta pada 29 Maret lalu, USMNT harus mengakui keunggulan Belgia dengan skor 2-5.

Baca Juga: Warga Terpaksa Tutup Saluran karena Longsor, DPRD Bontang Janji Kawal Proyek Parit Rp 2 Miliar di Kanaan

Namun, Dest menegaskan bahwa hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan. Saat itu, sejumlah pemain inti Amerika Serikat absen karena cedera dan tim masih dalam proses menemukan komposisi terbaik.

"Dalam pertandingan seperti itu kami mencoba berbagai hal. Sekarang inilah pertandingan yang sesungguhnya," tegas pemain PSV Eindhoven tersebut.

Di sisi lain, Belgia tetap menjadi lawan yang berbahaya dengan materi pemain berkelas dunia. Sosok Kevin De Bruyne masih menjadi motor permainan De Rode Duivels, sementara Christian Pulisic diharapkan menjadi pembeda bagi tuan rumah.

Laga ini juga memiliki makna emosional bagi Amerika Serikat. Pertandingan berlangsung berdekatan dengan peringatan 250 tahun Hari Kemerdekaan AS yang jatuh pada 4 Juli.

Karena itu, kemenangan tidak hanya akan mengantar USMNT ke perempat final untuk pertama kalinya sejak Piala Dunia 2002, tetapi juga menjadi hadiah istimewa bagi publik tuan rumah.

"Ini kesempatan untuk terus menginspirasi puluhan juta orang, menginspirasi anak-anak di AS. Ini adalah kesempatan bagi kami untuk memenangkan pertandingan fase gugur lainnya di Piala Dunia," kata kapten tim sekaligus bek tengah Amerika Serikat, Tim Ream.

Duel Amerika Serikat kontra Belgia diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 16 besar. Selain mempertaruhkan tiket ke perempat final, laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi generasi baru USMNT untuk menghapus luka lama yang masih membekas sejak Brasil 2014. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Amerika Serikat vs Belgia #piala dunia 2026 #kado kemerdekaan