
KALTIMPOST.ID, Pasar Pagi Samarinda kini berubah secara fisik. Bangunannya kini tampil lebih megah dan modern usai direvitalisasi.
Pasar yang berdiri di jantung kota, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Samarinda Kota tersebut juga kini telah dilengkapi berbagai fasilitas yang jauh lebih baik dibandingkan kondisi sebelumnya.
Namun sayang, perubahan tersebut ternyata belum diikuti dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang datang untuk berbelanja.
Aktivitas jual beli di dalam pasar masih belum seramai yang diharapkan.
Ahmad Syarif, pengamat ekonomi Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda, mengatakan, revitalisasi pasar merupakan langkah positif yang patut diapresiasi karena berhasil meningkatkan kualitas bangunan serta kenyamanan pengunjung.
Kondisi Pasar Pagi, sebut dia, saat ini sudah jauh lebih baik, baik itu dari sisi keamanan, kebersihan, maupun fasilitas.
Terkait sepinya pasar, Ahmad Syarif menjelaskan, terdapat beberapa faktor yang jadi penyebab.
Kata dia, faktor pertama adalah daya beli masyarakat yang hingga kini belum sepenuhnya pulih.
Kondisi tersebut membuat masyarakat menjadi lebih berhati-hati dan selektif saat membelanjakan uangnya.
Selain itu, perkembangan platform belanja daring seperti Shopee dan Tokopedia turut mengubah pola konsumsi masyarakat.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




