KALTIMPOST.ID, ARLINGTON – Roberto Martinez memiliki motivasi tambahan saat memimpin Portugal menghadapi Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (8/7) dini hari Wita.
Pelatih berusia 52 tahun itu berpeluang mencatat sejarah yang belum pernah terjadi di Piala Dunia. Jika Portugal menang, Martinez akan menjadi pelatih pertama yang berhasil menyingkirkan tim nasional dari negara kelahirannya sendiri di ajang tersebut.
Martinez lahir di Balaguer, wilayah timur laut Spanyol. Namun, sejak 2023 ia dipercaya menangani Timnas Portugal dan kini berada di ambang rekor unik dalam karier kepelatihannya.
Baca Juga: 2 Syarat Utama PPPK Paruh Waktu Bisa Naik Jadi Penuh Waktu sesuai PermenPAN RB No 9 Tahun 2026
“Akan sangat fantastis. Tetapi, ini akan menjadi pertandingan luar biasa dengan dua tim yang memiliki kualitas merata. Tidak ada yang lebih difavoritkan,” ujar Martinez kepada Marca.
Meski peluang mencetak sejarah terbuka lebar, Martinez memilih fokus pada pertandingan ketimbang rekor pribadi. Ia menilai duel Portugal kontra Spanyol akan berlangsung ketat karena kedua tim memiliki kualitas yang relatif seimbang.
Dalam sejarah Piala Dunia, sudah ada enam pelatih yang mencoba menghadapi negara asalnya sendiri. Namun, tidak satu pun berhasil meraih kemenangan.
Salah satu contoh terbaru adalah Vladimir Petkovic. Pelatih Aljazair itu gagal mengalahkan Swiss, negara kelahirannya, setelah timnya tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, kegagalan serupa juga dialami sejumlah pelatih lain, termasuk Jozsef Nagy yang tidak mampu membawa Swedia mengalahkan Hungaria pada semifinal Piala Dunia 1938.
Kini, Martinez memiliki kesempatan langka untuk mematahkan catatan tersebut. Namun, untuk mewujudkannya, Portugal harus lebih dulu melewati ujian berat dari Spanyol yang tengah tampil impresif sepanjang turnamen. (*)
Editor : Ery Supriyadi