Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS Jemput Bola ke Diskominfo Kubar, Sensus Ekonomi 2026 Makin Mudah bagi ASN

S
KERJA SAMA: Layanan jemput bola, BPS Kubar ke Diskominfo Kutai Barat, untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
KERJA SAMA: Layanan jemput bola, BPS Kubar ke Diskominfo Kutai Barat, untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, ​SENDAWAR – Kolaborasi kuat ditunjukkan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Barat dalam menyukseskan agenda nasional Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Melalui langkah jemput bola, petugas BPS menggelar pendataan langsung bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kantor Diskominfo Kubar, Rabu (8/7/2026).

Advertisement

​Langkah proaktif ini sengaja diambil untuk memberikan kemudahan bagi para ASN yang memiliki keterbatasan waktu di tengah kesibukan pelayanan publik.

Kepala BPS Kutai Barat Lutfi Muta'ali menegaskan bahwa pelayanan langsung di instansi pemerintah membuat proses pendataan jauh lebih efektif.

Advertisement

​"Kami berupaya memberikan pelayanan yang lebih mudah kepada responden dengan mendatangi instansi tempat mereka bekerja. Dengan cara ini, proses pendataan diharapkan dapat berjalan lebih efektif tanpa mengganggu aktivitas pelayanan di masing-masing perangkat daerah," terangnya.

​Meskipun pengisian kuesioner utama dilakukan di lokasi kerja, BPS menjamin validitas data tetap terjaga. Petugas lapangan dijadwalkan tetap mengunjungi kediaman masing-masing responden untuk melakukan proses verifikasi akhir.

​Aktivitas verifikasi di lapangan ini nantinya meliputi beberapa hal penting, yakni tagging lokasi, pengambilan titik koordinat rumah responden. ​Dokumentasi, pengambilan foto kondisi rumah sebagai basis data visual. Dan ​pemasangan stiker, penempelan stiker resmi sebagai tanda bahwa rumah tangga tersebut telah selesai didata.

Untuk memperlancar jalannya proses ini, seluruh ASN di lingkungan Diskominfo diimbau untuk bersiap dengan menyediakan dokumen pendukung penting, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

​Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen krusial dalam memetakan struktur perekonomian, karakteristik pelaku usaha, hingga potret perkembangan ekonomi digital dan ekonomi hijau di daerah. Output data yang komprehensif ini nantinya akan menjadi kompas utama bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan serta perencanaan investasi yang tepat sasaran.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bukan Sekadar Asumsi, Kutai Barat Satukan Data OPD dan Luncurkan Pro-Kubar

Bukan Sekadar Asumsi, Kutai Barat Satukan Data OPD dan Luncurkan Pro-Kubar

Pemkab Kutai Barat gelar Forum Satu Data Indonesia dan luncurkan aplikasi Pro-Kubar untuk hapus ego sektoral serta perkuat integrasi data.

Pemkab Kubar Genjot Komitmen Penilaian Pemerintahan Digital, Target Perbaiki Proyeksi Skor PEMDI 2026

Pemkab Kubar Genjot Komitmen Penilaian Pemerintahan Digital, Target Perbaiki Proyeksi Skor PEMDI 2026

Diskominfo Kubar bekerja sama dengan Bagian Ortal menggelar Rapat Koordinasi dan Penentuan Komitmen Penilaian Pemerintahan Digital 2026

Bukan Sekadar Kejar Predikat, Diskominfo Kubar Gembleng PPID Kelurahan Jalankan UU Keterbukaan Informasi

Bukan Sekadar Kejar Predikat, Diskominfo Kubar Gembleng PPID Kelurahan Jalankan UU Keterbukaan Informasi

Diskominfo Kubar menggelar sosialisasi dan arahan Monev PPID 2026 kepada perwakilan kelurahan. Kabid IKP Sapri tekankan wajibnya keterbukaan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer