KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Persaingan memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak atau Golden Boot Piala Dunia 2026 semakin sengit setelah seluruh pertandingan babak 16 besar rampung.
Hingga Selasa (7/7/2026), tiga nama masih berbagi posisi teratas, yakni Kylian Mbappe (Prancis), Lionel Messi (Argentina), dan Erling Haaland (Norwegia). Ketiganya sama-sama telah mengoleksi tujuh gol sepanjang turnamen.
Meski memiliki jumlah gol yang identik, Mbappe masih menempati posisi pertama karena unggul dalam catatan assist dibanding dua pesaingnya.
Baca Juga: AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK, GHARIS Soroti Lonjakan Harta hingga 700 Persen
Di belakang trio tersebut, kapten Timnas Inggris Harry Kane terus memberikan tekanan. Tambahan satu gol saat Inggris menumbangkan Meksiko 3-2 pada babak 16 besar membuat koleksi gol Kane menjadi enam.
Gol Kane lahir melalui eksekusi penalti pada menit ke-60. Sementara dua gol kemenangan Inggris lainnya diborong Jude Bellingham yang mencetak dua gol dalam tempo dua menit pada babak pertama.
Keberhasilan Inggris melangkah ke babak perempat final membuat peluang Kane menambah koleksi gol masih terbuka lebar.
Sementara itu, penyerang Belgia Romelu Lukaku mulai meramaikan persaingan setelah mencetak satu gol saat Belgia mengalahkan Amerika Serikat 4-1 pada babak 16 besar.
Tambahan gol tersebut membuat Lukaku kini mengoleksi tiga gol dan melewati torehan kompatriotnya di Eropa, Cristiano Ronaldo, yang juga mencetak tiga gol tetapi sudah tidak memiliki kesempatan menambah koleksi setelah Portugal tersingkir dari turnamen usai kalah 0-1 dari Spanyol.
Baca Juga: Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026 Hingga Final Lengkap, Spanyol vs Belgia dan Inggris vs Norwegia
Selain Lukaku, sejumlah pemain lain yang masih bertahan di Piala Dunia 2026 juga memiliki peluang memperbaiki posisi dalam daftar top skor. Di antaranya Ismael Saibari dari Maroko dan Johan Manzambi dari Swiss yang sama-sama mengoleksi tiga gol.
Persaingan dipastikan semakin menarik mengingat para pemain tersebut masih berpeluang tampil di babak perempat final hingga final.
Editor : Uways Alqadrie