Anis Sulalah, putri asli Kalimantan yang telah mendapatkan award sebagai lulusan berprestasi dan berintelek. Lulus dari universitas teknik terkemuka, yakni Mingshin University Science Technology Hsinchu, Taiwan pada 2023.
MEMULAI langkah baru yang menjanjikan dalam dunia pendidikan teknik sipil di Indonesia.
Memahami pentingnya ilmu Building Information Modeling (BIM), dan kesulitannya untuk diakses secara luas di Indonesia, Anis telah meluncurkan sebuah startup media pembelajaran aplikasi BIM secara online.
BIM, metode terkini dalam manajemen proyek konstruksi yang memanfaatkan model tiga dimensi (3D) untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi, masih dianggap sebagai pengetahuan yang terbatas di kalangan profesional teknik sipil di Indonesia.
Sadar akan kebutuhan akan keterampilan itu, untuk mempersiapkan masa depan industri konstruksi di Indonesia, Anis memutuskan mengisi kesenjangan tersebut dengan platform edukasi yang inovatif.
"Dalam era digital saya melihat pemahaman mendalam tentang Revit dan BIM sangat penting bagi para profesional teknik sipil di masa depan," ungkap perempuan kelahiran Samarinda, 23 Juni 1997 silam.
"Melalui startup, kami ingin mempermudah akses dan meningkatkan pemahaman akan teknologi di mahasiswa, insinyur, dan arsitek di Indonesia," ungkap anak dari Mutamar dan Nuriyah tersebut.
Platform online yang diluncurkan Anis menawarkan hal baru. Serangkaian kursus interaktif dan materi pembelajaran, dirancang mempercepat proses dan menghilangkan hambatan dalam memahami konsep BIM.
Dengan pendekatan praktis dan menggunakan studi kasus lokal, Anis berharap dapat mempersiapkan generasi berikutnya dari para ahli teknik sipil yang kompeten dalam penerapan teknologi tersebut.
Langkah Anis juga diharapkan mendukung visi pemerintah, meningkatkan kualitas infrastruktur nasional melalui teknologi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Dengan begitu, upayanya tidak hanya terbatas pada memajukan karier individu, juga berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
Dalam peluncuran pertamanya, platform Anis telah menerima tanggapan positif dari komunitas teknik sipil. Ada nilai tambah dari inisiatif pendidikan dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk tantangan global di bidang teknik sipil.
Dengan semangat itu, perempuan yang hobi memasak itu membuktikan bahwa lulusan intelektual tidak hanya mampu mengejar kesuksesan pribadi. “Tentunya punya peran penting dalam membentuk masa depan industri dan masyarakat secara lebih luas,” kuncinya. (dra)