Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tim Penilai Pro Bebaya Award Mulai Berkunjung: Telah Sambangi Enam Kecamatan Selesai Didatangi

Denny Saputra • Selasa, 30 Juli 2024 | 06:35 WIB
KOMPAK: Tim penilaian Pro Bebaya Award bersama warga memeriksa langsung program yang telah dilakukan, di RT 02 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, (29/7). (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)
KOMPAK: Tim penilaian Pro Bebaya Award bersama warga memeriksa langsung program yang telah dilakukan, di RT 02 Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang, (29/7). (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)

KALTIMPOST.ID, Sejak Rabu (24/7) lalu tim penilaian Pro Bebaya Award 2024 telah melakukan peninjauan lapangan. Terhitung enam kecamatan telah disambangi yakni Samarinda Ulu, Samarinda Kota. Sambutan, Samarinda Utara dan Sungai Pinang, hingga Senin (29/7), menyisakan empat kecamatan lagi.

Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkot Samarinda Arif Surochman mengatakan, kegiatan ini merupakan kelanjutan dari presentasi yang sebelumnya sudah dilakukan RT-RT yang masuk dalam nominasi terbaik di tingkat kecamatan di balaikota Samarinda. 

Dari kegiatan ini pihaknya memastikan kebenaran informasi yang dipaparkan dengan kondisi lapangan. “Secara umum keenam kecamatan, sebanyak 16 RT, bahwa semua yang dipresentasikan terbukti sama,” ucapnya, dalam penilaian di Kecamatan Sungai Pinang, kemarin.

Dia menjelaskan bahwa standar penilaian yang dilakukan mengacu empat indikator yakni partisipatif, transparansi, akuntabel, dan keberlanjutan. 

Nah ini diturunkan dalam beberapa sub indikator, misalnya swadaya masyarakat, masuk dalam indikator partisipatif. “Meliputi keterlibatan atau antusias warga dalam perencanaan, hadir dalam rembug warga, aktif dalam kerja bakti, dan ikut serta pada berbagai kegiatan lain,” jelasnya.

Dia menilai, partisipasi warga, dari tahun ke tahun terhadap program ini terus meningkat. Bahkan dari kunjungan ini juga terlihat program-program yang dibuat RT, rupanya bisa lebih dimaksimalkan lagi. “Ada yang sudah bagus, ternyata setelah ke lapangan, terbukti lebih bagus lagi. Ini masuk penilaian,” ujarnya. 

Dia mencontohkan ketika membangun sebuah jalan dengan anggaran Probebaya bisa membangun 50 meter, tetapi di lapangan, dengan urun rembug warga yang bersedia iuran, maka jalan yang terbangun menjadi 70 meter, tentu ini menjadi nilai positif. “Kami melihat banyak peningkatan dari partisipasi warga dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Dia menambahkan tim masih akan menyambangi beberapa kecamatan lain seperti Loa Janan Ilir, Sungai Kunjang, Palaran dan Samarinda Seberang. 

“Hasil penilaian ini akan diskoring dan masuk dalam tabulasi. hasilnya akan dirapatkan kembali untuk menentukan RT terbaik tahun ini,” pungkasnya.

 

Editor : Uways Alqadrie
#Pro Bebaya #samarinda #award