Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

11 Bangunan Ludes, Kebakaran di Samarinda Diduga Ada Kesengajaan

Eko Pralistio • Jumat, 9 Agustus 2024 | 10:44 WIB

KEBAKARAN: Belasan rumah di Jalan Abdul Hasan terbakar, Jumat (9/8) sekitar pukul 00.05. Wita.
KEBAKARAN: Belasan rumah di Jalan Abdul Hasan terbakar, Jumat (9/8) sekitar pukul 00.05. Wita.
KALTIMPOST.ID, Kebakaran hebat terjadi di Jalan Abul Hasan, Gang 6, RT 11 dan Gang 7, RT 13, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Jumat (9/8).

Menurut Ramli, Ketua RR 13, kemunculan api diduga berasal dari lantai dua rumah milik warga Yusriansyah (Almarhum). Rumah tersebut ditinggali anaknya yang dianggapnya mengalami gangguan jiwa, Yudin. Nah, sebelum insiden kebakaran ini terjadi, Yudin dulunya pernah bermain api. Namun diketahui warga dan dihentikan.

“Terakhir dua hari lalu. Yudin bermain api di lantai dua itu. Untung warga tahu. Dan segera memadamkan karena sudah penuh kepulan asap. Yudin pernah dirawat di rumah sakit jiwa tetapi telah dipulangkan,” ucapnya.

Melihat kelakukan Yudin, warga menduga kebakaran ini disebabkan ulah si Yudin. Namun, karena insiden tersebut terjadi tengah malam, warga tak mengetahui dan mencegahnya.

Kepulan asap hitam membumbung tinggi diikuti hawa panas malam itu melahap 11 bangunan. Terdiri dari 8 rumah tunggal dan tiga bangsalan. Nah, raut wajah tak menyangkan masih tergambar dari Ramli. Dirinya ketika itu belum sempat menyelamatkan barang berharga yang ada di dalam rumahnya.

"Rumah saya pas seberang rumah awal terbakar. Hanya sempat keluarkan motor. Yang lainnya ludes terbakar,” tuturnya.

Sementara di jalanan, sirine bersahutan memecah jalan. Para pemadam dan relawan beradu kecepatan untuk menuju titik lokasi kejadian. Selain padat, kawasan itu didominasi rumah berbahan kayu. Api dengan cepat menjalan dari satu rumah ke rumah lainnya.

Sekretaris Disdamkar Samarinda, Hery Nurdi mengatakan, ada beberapa kendala ketika para pemdam dan relawan dalam memadamkan api.

"Kendala utama berupa akses jalan yang sempit dan banyaknya warga yang ingin melihat kejadian tersebut,” ujar dia.

Kebakaran juga membuat dua warga pingsan dan harus dilarikan ke rumah sakit. Kebakran ini menyebabkan 48 jiwa dari 12 Kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Insiden kebakaran ini tidak menelan korban jiwa, namun diperkirakan mengalami kerugian yang besar.

EKO PRALISTIO

Editor : Almasrifah
#samarinda #kebakaran