Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa pembukaan Teras Samarinda masih tertunda karena persoalan parkir. “(Teras Samarinda segmen satu) Sudah 100 persen selesai, tapi belum bisa dibuka karena kami menyiapkan area parkir,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Dia menyebut pihaknya memproyeksikan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar untuk membangun area parkir di sekitar Teras Samarinda. Sebagaimana diketahui pemkot membidik area Teluk Lerong Garden, eks SPBU serta area kosong di sampingnya menjadi area parkir.
Bahwa hal ini sebagai bentuk respon atas saran masyarakat, sehingga ketika taman dibuka, warga tidak parkir di bahu jalan.
“Makanya sedang kami sediakan sekarang, karena kalau dibuka (sekarang), sulit dihindari masyarakat pasti akan parkir di bahu jalan. Lebih baik dirapikan dulu,” ucapnya.
Dia berharap, dengan adanya area parkir yang memadai, warga tidak lagi memarkir kendaraan di bahu jalan. “Nanti kita terapkan sistem pembayaran non tunai,” imbuhnya.
Selain masalah parkir, Pemkot juga tengah mempersiapkan pengelolaan Teras Samarinda, dirinya menantang Satpol PP untuk membuat inovasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kawasan ini. termasuk berkolaborasi dengan TNI-Polri, agar warga nyaman berada di taman tersebut.
“Kami ingin Teras Samarinda menjadi ikon baru yang nyaman dan aman bagi warga. Kami juga tengah membangun instrumen berbasis teknologi informasi untuk fasilitas di sana. Misalnya warga yang mau menggunakan fasilitas amphitheater, ke depan harus lewat aplikasi, agar profesional,” pungkasnya.
Editor : Uways Alqadrie