Lomba estafet karet salah satunya. Bahan yang dipakai untuk lomba ini antara lain sedotan, karet, dan peserta lomba.
Nur Maulidya Rizki, pemuda Jalan Wiratama, Kecamatan Samarinda Ulu, saat ditemui Kaltimpost.ID menuturkan, lomba estafet karet bisa dimainkan lebih dari 3 orang, Sabtu (17/8).
Jadi, dalam praktiknya, sebelum estafet karet dimulai, dalam satu tim satu orang yang paling depan akan mengambil sebuah karet yang tersedia di wadah baskom plastik.
Setelah berhasil, karet tersebut dipindahkan ke barisan belakang. Cara yang sama dilakukan oleh teman yang berada di belakangnya lagi hingga barisan terakhir.
“Setiap 17 Agustus, kami pemuda di sini selalu mengadakan lomba. Sebenarnya jenis lombanya beragam, untuk orang tua juga ada,” ucapnya.
Butuh waktu disertai kesabaran untuk melewati proses tersebut. Sedikit saja tertawa, karet yang menggelantung di sedotan bakal jatuh. Ya, itu menandakan peserta lomba kalah.
“Seru, Mas. Hadiahnya sederhana saja tapi yang penting ramai. Mereka juga anak-anak di sini. Warga di sini selalu mendukung kalau kita mengadakan lomba begini,” tukasnya. (*)
Editor : Almasrifah