Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tongkang Oleng Nyaris Tubruk Turap Tepian Mahakam, Gunungan Batu Bara Senggol Jembatan Mahakam

Eko Pralistio • Kamis, 19 September 2024 | 07:30 WIB

MENGHEBOHKAN: Tongkang bermuatan batu bara larut dari lalu lintasnya dan hampir menubruk sisi Tepi Mahakamdi kawasan Teluk Lerong, Samarinda.
MENGHEBOHKAN: Tongkang bermuatan batu bara larut dari lalu lintasnya dan hampir menubruk sisi Tepi Mahakamdi kawasan Teluk Lerong, Samarinda.
KALTIMPOST.ID, Dua video yang beredar melalui pesan berantai WhatsApp membuat heboh warga Kota Tepian, sebutan Kota Samarinda.

Pasalnya, video tersebut menampilkan sebuah tongkang bermuatan batu bara yang larut dari lalu lintasnya dan hampir menabrak turap Tepian Mahakam, tepatnya di kawasan Teluk Lerong, Samarinda.

Satu jam sebelum video tongkang larut tersebut tersebar, terdapat satu kejadian lain yang tak kalah bikin merinding.

Yakni, satu tongkang yang memuat batu bara menjulang hingga membentuk bukit, menyentil bagian bawah Jembatan Mahakam Lama.

Petugas parkir di depan Bank BTN, area Teluk Lerong, membenarkan bahwa pada Rabu (18/9) pagi sebuah tongkang sempat larut dari jalurnya.

"Ada tadi, cuma saya kurang tahu apakah sampai terkena bagian pinggir sungai atau tidak," ungkapnya.

Menurut pengamatannya, tongkang tersebut ingin memutar balik. Namun karena kesulitan, sempat dikabarkan tongkangnya tak bisa bergerak alias kandas.

"Sekitar setengah jam baru bisa landai kembali. Saya kurang perhatikan juga, tapi memang benar ada tadi," sambungnya.

Dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Kasat Polairud Polresta Samarinda Kompol Izdiharuddin Faris pun memberikan penjelasan.

Untuk bisa memanggil pihak terkait, terang Faris, dibutuhkan surat dari Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Samarinda.

Sebab, ungkapnya, yang bertanggung jawab atas aset Jembatan Mahakam Lama adalah Dinas PUPR Samarinda.

"Apabila mereka mengeluarkan surat keberatan terkait insiden tersebut (menyentil bagian bawah Jembatan Mahakam), nanti kami akan melalukan proses klarifikasi dari dua pihak, nakhoda kapal dan Pelindo," terangnya.

Faris membenarkan bahwa di bagian bawah Jembatan Mahakam Lama sedikit terkena tumpukan batu bara.

Pihak polisi pun sudah meninjau lokasi dan dalam waktu dekat, meminta keterangan dari nakhoda kapal.

"Itu sebagai antisipasi jika nanti PUPR melayangkan surat keberatan, sehingga data-data sudah kita dapatkan," pungkasnya. (*)

Editor : Almasrifah
#pelindo #tongkang #samarinda #Mahakam #batu bara #jembatan mahakam