Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Samarinda Samlian Noor melalui Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda, Dody Romansyah mengatakan saat pendaftaran CPNS periode 20 Agustus-6 September lalu, yang diperpanjang 10 September, sebanyak 1.664 orang melamar ke pemkot Samarinda.
Sedangkan jumlah kursi yang tersedia sekitar 100 lowongan. “Hasil seleksi administrasi yang ditutup pada 10 September, sebanyak 1.259 orang lolos seleksi administrasi. Kini memasuki verifikasi masa sanggah,” ucapnya, Rabu (25/9).
Dia menjelaskan beberapa usulan sanggahan yang disampaikan beberapa waktu lalu antara lain adanya ketidaktelitian calon pelamar dalam membuat surat lamaran dan surat pernyataan pendukung. Yaitu ketika melamar ke Samarinda dalam website Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), namun tertulis di surat tersebut lamaran ditujukan ke instansi lain.
“Padahal ini menguji ketelitian calon pelamar juga. Dan saat masa sanggah, pelamar tidak diperkenankan mengupload ulang dokumen yang tidak sesuai,” jelasnya.
Sedangkan terkait lokasi tes seleksi kompetensi dasar (SKD), dia menerangkan sebelumnya panitia Samarinda sempat mengajukan untuk mencari tempat pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT). Namun karena dari pihak Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sendiri yang mau menyiapkan lokasi, makanya pihaknya kini menunggu informasi selanjutnya.
“Karena kami panitia daerah, makanya menunggu saja. Karena lokasi tersebut biasanya akan digabung juga dengan peserta dari instansi lain misalnya instansi vertikal,” ucapnya. “Kalau mengacu jadwal, pelaksanaanya rentan waktu 16 Oktober-14 November,” sambungnya.
Terkait hasil verifikasi sanggahan untuk pelamar di Samarinda, pihaknya berencana mengumumkan pada Sabtu (28/9) dini hari. Bagi calon pelamar yang ingin mengetahui secara detail dapat memantau melalui website dan akun instagram BKPSDM Samarinda. “Termasuk untuk jadwal pelaksanaan SKD juga akan umumkan berkala,” pungkasnya.
Editor : Uways Alqadrie