Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kabar Gembira untuk SD 020 Samarinda! Tahun Depan Disdikbud Pastikan Renovasi Total

Eko Pralistio • Minggu, 29 September 2024 | 17:35 WIB

TEMPAT MENIMBA ILMU: Kondisi SD 020 di Kecamatan Samarinda Utara sungguh memprihatinkan. Hujan deras yang mengguyur pada Jumat (27/9) pagi, merubah rencana belajar mereka. (FOTO/IST)
TEMPAT MENIMBA ILMU: Kondisi SD 020 di Kecamatan Samarinda Utara sungguh memprihatinkan. Hujan deras yang mengguyur pada Jumat (27/9) pagi, merubah rencana belajar mereka. (FOTO/IST)
KALTIMPOST.ID, Sekolah Dasar (SD) 020 yang terletak di Jalan Karya II, Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, akan direhabilitasi pada 2025 mendatang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda mengklaim bahwa sekolah tersebut telah masuk dalam program perbaikan, sebelum insiden kebocoran yang terekam dan viral di berbagai platform digital.

Kepala Disdikbud Samarinda, Asli Nuryadin menyebut, sebesar Rp 1,1 miliar akan dialokasikan untuk memperbaiki sekolah tersebut. Mulai dari flywood yang rusak, atap bocor, dinding yang dimakan rayap, serta fasilitas penunjang lainnya. 

“Rehabilitasi itu akan dilakukan pada 2025. Kami sudah bahas sebelum viral dan sekolah dasar 020 sudah masuk dalam program perbaikan,” ucapnya, Minggu (29/9).

Namun, sambung dia, dalam waktu dekat pihaknya akan membenahi bagian atap terlebih dahulu. Sehingga, ketika terjadi hujan, siswa dan guru bisa menjalankan pembelajaran dengan baik. 

“Dalam waktu dekat kita fokuskan di atap yang bocor dulu, dan yang mengerjakan langsung dari kontraktor, bukan pihak sekolah. Sehingga diharapkan bisa mengurai masalah tersebut,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, atap kelas SD 020 itu kerap bocor ketika hujan melanda. Karena itu, pada Jumat (27/9) pagi, empat rombongan belajar (rombel) di jenjang kelas 3, 4, 5, dan 6 terpaksa diberhentikan sementara. Sebab, semua sarana di dalam kelas tersebut basah diterjang rintikan air dari atap yang bocor, termasuk tempias dari hujan yang disertai angin kencang.

Semangat siswa dalam menimba ilmu pagi itu luntur bersama derasnya hujan. Namun ternyata, insiden ini bukan kali pertama terjadi. Hal itu dibenarkan Kepala SD 020 Samarinda, Hadijah. Menurutnya, sejak tahun 2022 akhir dirinya menjabat sebagai kepala sekolah di sana. Sejak itulah kondisi sekolah tak mengalami perubahan signifikan, masih tetap sama hingga saat ini.

“Ya seperti ini, dinding habis dimakan rayap. Pernah direvitalisasi ditambal-tambal saja mengenakan plywood dan ujungnya pun rusak kembali. Kalau seandainya tidak ditutup menggunakan plywood, dinding di beberapa kelas ini tembus sampai ke belakang,” ujarnya kepada Kaltim Post, Jumat (27/9).

Lalu bagaimana jika setiap hujan menerjang sekolah ini? Hadijah menyebut, seperti biasa yang dilakukan adalah perpindahan tempat pembelajaran. Pindahnya pun tak jauh dari kelas belajarnya.

“Kami tetap belajar sembari menunggu hujan reda. Kami belajar di pelataran atau depan kelas,” terangnya.

Editor : Uways Alqadrie
#Disdikbud Samarinda #pemkot samarinda