Komisioner KPU Samarinda, Arif Rakhman menerangkan proses penyediaan logistik pilkada sudah berjalan sejak awal September lalu. “Sudah diproses semua, tinggal menunggu dikirim dari penyedia. Yang sudah datang, disimpan di gudang penyimpanan,” katanya.
Tinta dan segel plastik jadi logistik yang pertama kali datang pada 21 September lalu, disusul segel stiker empat hari berselang. Bilik suara, lanjut dia, datang pada 27 September 2024. “Sementara kotak suara 4 Oktober baru sampai,” imbuhnya.
Ada 2.422 kotak suara yang diterima KPU Samarinda dari penyedia, dengan rincian 1.201 kotak untuk Pemilihan Gubernur Kaltim dan 1.221 unit untuk Pilkada Samarinda. Kendati sudah diterima, KPU masih menyortir logistik yang disimpan di gudang yang berlokasi di Jalan Ir Sutami, Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang tersebut. Jika ada unit yang rusak atau tak sesuai prosedur, maka KPU akan meminta penyedia untuk menggantinya.
Untuk surat suara, dijadwalkan diterima pada 21 oktober nanti. KPU Samarinda, lanjut komisioner divisi teknis penyelenggaraan ini, akan mulai memproses pelipatan surat suara sepanjang 25-30 Oktober 2024. “Kami akan berupaya maksimal agar tak ada kendala dalam pelaksanaan pilkada,” katanya tegas.
Memastikan keamanan logistik pemungutan suara itu, KPU intens berkoordinasi dengan pihak Polresta Samarinda untuk mengawal kedatangan logistik hingga pengamanan gudang penyimpanan.
Editor : Uways Alqadrie