KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda Andi Harun meresmikan kembali GOR Segiri Samarinda, Senin (25/11). Setelah melalui proses renovasi selama dua tahun dengan total anggaran Rp 75,7 miliar, fasilitas olahraga ini kini siap digunakan masyarakat.
Kepada media, Andi Harun mengatakan bahwa apresiasi tinggi diberikan kepada tim pelaksana pembangunan yang telah menyelesaikan proyek ini. Kini pihaknya telah meminta beberapa OPD seperti Disporapar Samarinda, BPKAD, Bapenda serta Diskominfo untuk merumuskan terkait biaya sewa yang akan menggunakan sistem digitalisasi.
“Termasuk SOP penggunaan area ini akan disusun. Sistem sewa yang berbasis digital untuk meminimalisasi pungutan liar," tegasnya.
Dia menyebut bahwa GOR ini sudah dibangun dengan standar yang baik, seperti single seat berjumlah 1.075 buah, termasuk kursi VIP. Di samping itu sound system yang sudah berstandar nasional sehingga tidak memerlukan pengeras suara tambahan. “Turut dilengkapi dengan papan LCD untuk skor serta 36 titik CCTV untuk pengamanan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, satu hal yang krusial adalah keputusan untuk menetapkan bahwa kawasan dalam GOR dan selasar sekeliling bangunan menjadi area bebas asap rokok. Namun disediakan ruang terbatas di luar bangunan khususnya di sisi kanan bangunan ditandai dengan cat warna kuning.
“Kami ingin masyarakat pelahan membiasakan diri dengan kondisi ini. Ini seperti yang berlaku di Teras Samarinda. Perlahan ruang publik akan diatur seperti ini,” jelasnya.
Di samping itu, untuk fasilitas disabilitas, diakuinya akan segera ditambahkan karena yang tersedia saat ini baru akses masuk dan toilet. “Masih ada beberapa penambahan minor yang perlu dilakukan termasuk untuk fasilitas ramah disabilitas,” pungkasnya.
Sebagai informasi proyek ini terbagi dalam dua mata anggaran, yakni pada APBD 2023 lalu, Rp 36,2 miliar dikucurkan pemerintah untuk merevitalisasi fasad luar bangunan. Dilanjutkan pada APBD 2024 senilai Rp 39,5 miliar untuk interior serta sarpras bangunan. Termasuk satu spot landmark di depan pintu masuk kawasan GOR Segiri. (*)
Editor : Duito Susanto