Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Satu Arah Jalan Gatot Subroto Diklaim Mengurai Kemacetan, Pelanggan di SPBU Setempat Masih Rendah

Eko Pralistio • Senin, 2 Desember 2024 | 06:12 WIB

MULAI LANCAR: Tak seperti biasanya, lalu lintas di simpang tiga Jalan Gatot Subroto yang menghubungkan Jalan KH Samanhudi berjalan normal. (FOTO: EKO)
MULAI LANCAR: Tak seperti biasanya, lalu lintas di simpang tiga Jalan Gatot Subroto yang menghubungkan Jalan KH Samanhudi berjalan normal. (FOTO: EKO)
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kebijakan satu arah yang diterapkan di Jalan Gatot Subroto 2, Kelurahan Bandara, Kecamatan Sungai Pinang, terbukti efektif mengurai kemacetan. Jalan yang sebelumnya kerap dipadati kendaraan kini tampak lebih lengang, dan antrean panjang yang menjadi pemandangan sehari-hari pun hilang.

Berdasarkan pantauan di lapangan, arus lalu lintas dari arah Rajawali Dalam maupun Jalan Hasan Basri kini berjalan lancar. Pengendara dapat dengan mudah melewati jalur ini, baik menuju swalayan terdekat maupun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di kawasan tersebut.

Manager SPBU setempat, Dede, mengapresiasi kebijakan satu arah yang diterapkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda. Menurutnya, kebijakan ini telah menghilangkan antrean panjang kendaraan di SPBU, meski jumlah pengunjung yang mengisi BBM masih terbilang rendah.

"Antrean panjang sudah tidak ada lagi sejak penerapan satu arah. Namun, jumlah pelanggan masih sepi, mungkin karena masih tahap penyesuaian. Kami harap kondisi ini segera membaik," ujar Dede.

Dede optimistis kebijakan ini akan berdampak positif dalam jangka panjang. Ia memastikan pelayanan di SPBU akan lebih optimal tanpa gangguan kemacetan.

"Kami mendukung penuh kebijakan ini dan berharap arus lalu lintas yang lancar bisa meningkatkan jumlah pelanggan," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Samarinda Hotmarulitua Manalu, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau pelaksanaan kebijakan ini. Meskipun lalu lintas sudah lancar, pelanggaran masih terjadi, terutama oleh pengendara roda dua yang nekat melawan arus.

"Rambu-rambu sudah dipasang lengkap, tetapi beberapa pengendara masih melanggar dan memutar balik saat melihat petugas. Kesadaran masyarakat sangat penting untuk menciptakan lalu lintas yang tertib dan aman," ujar Manalu.

Dishub juga tengah mengevaluasi kemungkinan penerapan kebijakan satu arah di Jalan Camar, yang berdekatan dengan Jalan Gatot Subroto 2. Saat ini, kendaraan dari Jalan Hasan Basri tidak diperbolehkan masuk ke Jalan Camar.

"Kami sedang menghitung potensi beban lalu lintas jika kebijakan ini diterapkan di Jalan Camar. Minggu depan akan ada rapat evaluasi untuk membahas hal ini," jelas Manalu.

Manalu mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Ia berharap kebijakan satu arah ini dapat menciptakan keteraturan dan keamanan di jalan raya.

"Demi keselamatan dan keluarga yang menunggu di rumah, mari berkendara dengan bijak dan tidak egois di jalan," pungkasnya.

Editor : Uways Alqadrie
#jalan gatot subroto #Polresta Samarinda #dishub samarinda