KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Persaingan dalam bisnis jasa labuh kapal Sungai Mahakam memicu aksi kekerasan. Pria bernama M Yakup Tarigan (33), yang dikenal dengan julukan "Koboy" nekat menembak rivalnya menggunakan senapan angin.
Korbannya adalah Adi Atma (30), beruntung selamat, namun mengalami luka serius di dahinya akibat tembakan tersebut. Peristiwa ini terjadi pada Senin, 25 Desember 2024, sekira 16.00 Wita, di atas Tugboat Senkhe 25 yang melintasi perairan Sungai Mahakam, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menerangkan, pelaku merasa terganggu karena korban mengambil jatah minyak dari kapal MLB 01, yang diklaim sebagai area jaga milik pelaku.
"Motifnya adalah persaingan dalam jasa labuh kapal. Pelaku merasa lahannya direbut korban, sehingga memicu emosi," ujarnya, Jumat (27/13).
Setelah kejadian itu korban langsung melaporkan kepada Satpolairud Polresta Samarinda. Sehari berselang, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti berupa senapan angin berwarna hitam loreng yang bertuliskan Sharp Innova.
"Senapan itu selalu dibawa pelaku ketika mengendarai kapalnya. Juga digunakan untuk berburu," sambungnya.
Meski senapan angin tersebut beredar bebas tanpa memerlukan izin khusus, pelaku dianggap menyalahgunakan. Dia dijerat pasal 351 ayat (1) dan (2) KHUP terkait penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun.
"Pelaku sudah diamankan beserta barang buktinya dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," tukasnya.
Editor : Uways Alqadrie