KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Dalam upaya meningkatkan pendapatan dan memaksimalkan produksi, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Samarinda berencana meluncurkan produk baru berupa air minum dalam kemasan (AMDK). Rencana ini disampaikan dalam rapat presentasi rencana bisnis perusahaan untuk periode 2025-2029 yang digelar di Hotel Mercure beberapa waktu lalu.
Direktur Utama Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Nor Wahid Hasyim, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan segala sesuatunya untuk produksi air minum dalam kemasan ini. Terlebih investasi yang dikucurkan juga tidak kecil, sekitar Rp 1,3 miliar dai 2024 dan Rp 3,7 miliar di 2025. "Insyaallah di 2025 ini sudah ada produk kita dalam bentuk kemasan, tapi tidak yang gelas," ujarnya, beberapa waktu lalu. Alasan pemilihan kemasan botol, menurut Wahid, adalah karena kemasan botol lebih praktis dan efisien. Bahwa dari pengamatan timnya, kalau gelas kebanyakan airnya terbuang.
“Tapi kalau botol bisa ditutup dan dibawa pulang," jelasnya. Proses produksi air minum kemasan ini ditargetkan akan dimulai pada awal 2025. Mesin produksi yang dibutuhkan sebagian besar sudah datang dan akan segera dipasang. "Nama produknya masih dalam proses penyusunan,” singkatnya. Dirinya berharap mendapat dukungan dari seluruh pihak, terutama pemerintah daerah, camat, lurah, dan OPD untuk menggunakan produk air minum lokal ini.
“Kami mengharapkan dukungan dari berbagai pihak sehingga bisa terealisasi,” pungkasnya.
Sebagai informasi selain memaparkan rencana diversifikasi usaha, Perumdam Tirta Kencana Samarinda juga menyampaikan rencana peningkatan produksi. Prioritas utama yakni cakupan pelayanan 100 persen di 2028, serta pengendalian kehilangan air hingga 28 persen di 2029. (*)