Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Larang Siswa di Samarinda Bawa Kendaraan Pribadi, Tapi Transportasi Umum Belum Memadai

Denny Saputra • Minggu, 19 Januari 2025 | 16:49 WIB
Andi Harun
Andi Harun

SAMARINDA– Pemkot Samarinda memberlakukan larangan bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), khususnya yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk membawa kendaraan pribadi ke sekolah. Kebijakan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar sekolah.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah awal untuk menciptakan kota yang lebih ramah anak. Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan, mencegah potensi bahaya bagi siswa, serta menghindarkan mereka dari keterlibatan dalam kegiatan negatif seperti balap liar. 

"Harus mulai menerapkan aturan ini. Kami juga sedang bertahap menyiapkan solusi, termasuk transportasi massal bagi siswa," ujarnya, Minggu (19/1).

Namun, kebijakan ini menuai sejumlah pertanyaan terkait kesiapan infrastruktur transportasi umum di Samarinda. Pasalnya, hingga saat ini, belum ada sistem transportasi massal yang memadai untuk menjangkau seluruh wilayah kota, terutama daerah-daerah yang jauh dari pusat kota.

Menanggapi hal ini, Andi Harun mengakui bahwa penyediaan transportasi umum yang memadai masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. "Kami sedang berupaya untuk mempercepat pengembangan transportasi massal di Samarinda," jelasnya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Samarinda akan memulai proyek percontohan angkutan sekolah di sekolah terpadu yang berada di Loa Bakung. Namun perkiraan baru akan direncanakan pada Juni-Juli mendatang seiring tahun ajar baru dimulai karena sekolah tersebut masih tahap penyelesaian pembangunan. "Kami akan melihat bagaimana respons masyarakat terhadap program ini sebelum memperluasnya ke sekolah-sekolah lain," pungkasnya.

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Muhammad Ridhuan
#siswa #kendaraan pribadi #samarinda #andi harun #transportasi umum