Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Jadi Hiburan Warga Samarinda, Isi Waktu dengan Memancing

Eko Pralistio • Jumat, 31 Januari 2025 | 20:03 WIB
SANTAI: Warga berbondong-bondong memancing ikan di aliran drainase kampus Unmul Samarinda.
SANTAI: Warga berbondong-bondong memancing ikan di aliran drainase kampus Unmul Samarinda.

Banjir yang melanda Samarinda selama empat hari terakhir tidak hanya membawa dampak bagi ribuan rumah dan puluhan ribu warga, tetapi juga menciptakan pemandangan unik di beberapa titik genangan air.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warga justru memilih untuk memancing, menjadikan bencana sebagai momen untuk mengisi waktu luang.

Rudy, salah seorang pemancing di kawasan Jalan Belatuk, terlihat santai melemparkan kailnya ke aliran Sungai Karang Mumus dekat jembatan penghubung Universitas Mulawarman, Jumat (31/1).

Baginya, memancing di tengah banjir adalah kegiatan spontan yang muncul dari rasa iseng.

"Tadi saya lewat, lihat ada yang mancing dan dapat ikan. Nah, saya pulang dulu, lalu kembali ke sini buat coba peruntungan," ujar Rudy.

Berbeda dengan pemancing lain yang menggunakan umpan, Rudy menerapkan teknik "sisit."

Ia menggunakan benang pancing dengan 10 mata kail, yang terlebih dahulu disemprot pakan ikan sebelum dilempar ke air.

Teknik ini mengandalkan ikan yang muncul ke permukaan sebelum akhirnya diserok menggunakan kail.

Namun, sore itu, Rudy belum mendapatkan hasil. Ia memperkirakan bahwa ikan baru akan bermunculan keesokan harinya, ketika arus air mulai lebih stabil.

"Mungkin ini masih awal, jadi belum banyak ikan yang lewat. Arusnya juga masih deras," katanya.

Sementara itu, Irwan, pemancing lain yang menjajal peruntungannya di drainase kampus Unmul, justru pulang dengan senyum puas.

Dalam waktu empat jam, ia berhasil mendapatkan empat ikan gurame.

"Umpannya tergantung kondisi air. Karena air di sini cenderung diam, saya pakai dua jenis umpan: cacing dan usus ayam. Bau dari umpan itu bisa menarik perhatian ikan," jelasnya.

Dari empat ikan yang berhasil ia tangkap, tiga di antaranya terpancing dengan umpan usus ayam, sementara satu ekor lainnya tergoda oleh umpan cacing.

"Jadi ikan bisa memilih, mau cacing atau usus ayam. Tapi kebanyakan tadi lebih suka usus ayam," tambahnya.

Di tengah situasi yang tak mudah akibat banjir, aktivitas memancing ini menjadi hiburan tersendiri bagi sebagian warga.

Bagi mereka, ini bukan sekadar menangkap ikan, tetapi juga cara untuk melepas kejenuhan di tengah bencana.

Editor : Hernawati
#memancing #banjir #samarinda