KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Polresta Samarinda berhasil mengungkap kasus pencurian barang inventaris Bawaslu Samarinda.
Pelakunya adalah Rizki Fatur Rahman (29), seroang penjaga malam di Bawaslu Samarinda, yang nekat mengambil beberapa barang elektronik di kantor tersebut.
Dalam press release yang dipimpin Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar Rabu (5/2), terduga pelaku diintrogasi di depan awak media oleh perwira berpangkat melati tiga tersebut.
Dari dialog tersebut, Rizki sendiri mengakui bahwa setiap barang yang ia jual atau digadaikan bisa menghasilkan sekitar Rp 1,5 juta. Untuk mengelabui pihak pegadaian, ia menggunakan kotak kecil bawaan toko agar barang terlihat seperti miliknya.
"Jadi ada dua kotak. Kotak besar saya tinggal, saya kembalikan. Kotak kecil yang saya bawa untuk dijual," ujar Rizki.
Saat diinterogasi, Rizki mengaku terlilit utang setelah meminjam uang dari rentenir untuk berjudi online.
"Saya terlilit hutang. Saya hutang ke rentenir buat judi online," ungkapnya.
Sebagai informasi, Rizki telah mengambil empat buah laptop bermerk Asus dan satu TAB merk Samsung. Rizki adalah penjaga malam di kantor tersebut. Untuk itu, dia sangat mudah dalam melakukan aksi kriminal pencurian tersebut.
Editor : Uways Alqadrie