Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Diduga Karena BBM Berkualitas Buruk, Wartawan di Samarinda Alami Masalah pada Motornya

Thomas Dwi Priyandoko • Selasa, 1 April 2025 | 09:05 WIB
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU.
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Seorang wartawan di Samarinda, Eko Pralistio, mengalami masalah pada motornya setelah mengisi bahan bakar di SPBU Jalan Pelita II, Sambutan, pada Minggu (23/3/2025). Ia menduga penyebabnya adalah BBM berkualitas buruk yang ia gunakan.

Hal ini menambah daftar panjang keluhan dari masyarakat yang mengalami masalah serupa. Mulai dari kendaraannya tersendat-sendat bahkan hingga mati total.

Menurut Eko, pada dua hari pertama setelah pengisian di SPBU, motornya masih berjalan normal tanpa kendala.

Namun, mulai Jumat (28/3/2025), ia merasakan gejala mesin "berebet" atau tersendat, terutama saat melaju dengan kecepatan 20-30 km/jam.

Saat melintasi tanjakan, motor bahkan terasa kehilangan tenaga dan gas tersendat seperti akan mati.

Gejala ini semakin parah pada Minggu (30/3/2025), khususnya saat berkendara di rentang kecepatan 20-40 km/jam. Meski demikian, Eko belum membawa motornya ke bengkel karena masih dalam masa cicilan dan baru berusia 11 bulan.

"Tidak masuk akal kalau ada kerusakan pada tangki tanpa sebab dari BBM," ujar Eko, Selasa (1/4/2025).

Hingga kini, ia memilih menghabiskan sisa BBM dalam tangki dengan harapan motor bisa kembali normal setelah pengisian ulang tanpa perlu perbaikan yang mengeluarkan biaya tambahan.

Kasus ini mencuat seiring dengan beredarnya informasi viral mengenai dugaan BBM berkualitas buruk di beberapa SPBU di Samarinda.

Warga diimbau lebih waspada dalam memilih tempat pengisian bahan bakar agar terhindar dari kerusakan kendaraan.(*)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko
#spbu #BBM berkualitas buruk #samarinda