Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Samarinda Sepi Peminat, Diskes Samarinda Dorong Partisipasi Kalangan Pelajar

Denny Saputra • Kamis, 17 April 2025 | 17:49 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda dr Ismid Kusasih
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda dr Ismid Kusasih

KALTIMPOST.ID-Program pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) yang diluncurkan sejak Februari lalu ternyata masih sepi peminat di Samarinda.

Hingga 15 April, tercatat sekitar 774 orang, telah memanfaatkan layanan itu di 26 puskesmas yang tersebar di seluruh kota. Meski angka itu menunjukkan adanya partisipasi, namun masih tergolong rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Samarinda dr Ismid Kusasih menjelaskan bahwa di Kaltim, total peserta PKG mencapai sekitar 5.026 orang, sementara secara nasional sudah mencapai 1,8 juta.

“Artinya, di Samarinda program ini berjalan cukup baik, meski sosialisasi masih perlu ditingkatkan,” ungkapnya, Kamis (17/4).

PKG merupakan bagian dari program preventif pemerintah pusat yang bertujuan untuk mendeteksi faktor risiko kesehatan secara dini.

Ismed menambahkan, layanan itu kini tidak lagi terbatas pada momen ulang tahun, melainkan warga bisa langsung datang ke puskesmas atau mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat Mobile.

“Dalam dunia medis, pencegahan lebih penting daripada pengobatan. Karena itu, PKG itu bertujuan mendeteksi potensi penyakit sedini mungkin,” jelasnya.

Namun, sejauh ini, PKG lebih banyak dimanfaatkan oleh kelompok usia dewasa. Untuk anak-anak, partisipasi masih bergantung pada inisiatif orangtua.

Maka, ke depannya, pihaknya berencana menyasar pelajar, terutama siswa baru tingkat SD dan SMP, melalui pemeriksaan di sekolah.

Ismid menegaskan, target nasional adalah sepertiga dari jumlah penduduk Indonesia, atau sekitar 90 juta orang, mengikuti PKG setiap tahun.

Namun, dalam dua bulan terakhir, baru 1,8 juta yang berpartisipasi. “Padahal, seluruh puskesmas di Samarinda sudah siap dengan fasilitas dan bahan habis pakai,” tambahnya.

Untuk mendorong partisipasi, Diskes juga menggencarkan sosialisasi melalui media massa, organisasi kemasyarakatan, serta forum di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“Itu bukan sekadar program layanan rutin, tapi bagian dari arah pembangunan nasional. Semua pihak perlu berperan dalam menyukseskannya,” pungkasnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #Pemeriksaan kesehatan Gratis #pemkot samarinda #andi harun