KALTIMPOST.ID, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda mulai mempersiapkan operasional sekolah terpadu di eks SMP 16 Samarinda, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang.
Sekolah unggulan ini direncanakan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2025-2026.
Dalam sosialisasi yang digelar Jumat (25/4), Disdikbud mengundang pemerintah kelurahan se-Kecamatan Sungai Kunjang, ketua RT, serta kepala sekolah di sekitar area sekolah terpadu seperti SD 028, SMP 16, dan SMA Prestasi.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan informasi terkait mekanisme pendaftaran dan seleksi calon siswa.
Pendaftaran akan dibuka pertengahan Mei mendatang dengan kuota awal sebanyak 225 calon siswa untuk setiap jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA.
Seleksi dilakukan melalui tes psikologi serta tes keterampilan akademik (TKA) untuk tingkat SMP dan SMA.
Dari jumlah tersebut akan dipilih masing-masing sebanyak 75 siswa per jenjang atau tiga kelas dengan kapasitas 25 siswa per kelas.
Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin menegaskan bahwa meskipun tidak semua calon siswa dapat diterima karena keterbatasan kuota dan proses seleksi yang ketat, pihaknya berharap masyarakat memahami niat baik program ini demi meningkatkan kualitas pendidikan di kota Samarinda.
“Sekolah unggulan bukan hanya soal fasilitas bangunan yang bagus tapi lebih kepada bagaimana membentuk perilaku positif anak didik,” ujar Asli Nuryadin.
Ia juga menyampaikan bahwa kurikulum yang diterapkan adalah kurikulum nasional namun diperkaya dengan pembelajaran bilingual agar lulusan siap bersaing secara lokal maupun internasional.
Selain itu disiapkan pula alternatif bagi calon siswa yang tidak lolos seleksi di sekolah unggulan untuk melanjutkan pendidikan di SMP lain seperti SMP 50 yang sedang dalam tahap pembangunan ruang kelas tambahan.
“Makanya pendaftaran sekolah terpadu akan dimulai lebih dulu, karena bagi siswa yang mendaftar namun tidak diterima, bisa ke SMP 50 yang buka bersama SPMB sekolah lain yakni 10-21 Juni mendatang. Tersedia enam kelas di sana,” jelasnya.
Program ini membuka kesempatan luas bagi seluruh warga Samarinda tanpa terbatas wilayah kecamatan sehingga harapannya dapat menciptakan kompetisi sehat antar pelajar sekaligus meningkatkan mutu sumber daya manusia daerah secara menyeluruh.
“Dengan adanya sekolah unggulan ini masyarakat mendapat peluang lebih besar untuk mendapatkan pendidikan berkualitas dekat dari tempat tinggal mereka sehingga mendukung kemajuan generasi muda Kota Tepian ke depan,” pungkasnya.
Editor : Hernawati