KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Seorang driver ojek online (ojol) di Samarinda menjadi korban pemukulan oleh juru parkir (jukir) liar.
Kejadian itu terjadi di sebuah warung makan di Jalan Gunung Merbabu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (28/7) malam sekitar pukul 23.20 Wita.
Korban adalah Muhammad Ilham (20). Sementara pelaku masih dalam pencarian pihak kepolisian.
Menurut Ilham, insiden bermula saat ia sedang duduk di atas motornya menunggu temannya yang tengah membeli makanan. Tiba-tiba, seorang pria yang mengaku jukir datang meminta uang parkir.
“Mas, parkir Rp2 ribu,” kata Ilham menirukan ucapan jukir tersebut dengan nada tinggi.
“Dia ngomongnya nyolot, keras. Kalau dia minta baik-baik, pasti saya kasih,” tambahnya saat ditemui di Polsek Samarinda Ulu.
Karena merasa diperlakukan tidak sopan, Ilham memilih tidak langsung membayar. Tapi reaksi itu justru memicu emosi sang jukir liar.
Tak lama kemudian, jukir tersebut memanggil rekannya. “Dia panggil temannya, bilang, ‘Bang, sini nih, ada yang enggak mau bayar parkir’. Terus temannya itu datang dan langsung pukul muka saya,” imbuhnya.
Ilham mengaku sempat terkena pukulan di wajah. Meski begitu, ia tetap berusaha tenang dan akhirnya tetap memberikan uang Rp 4 ribu kepada mereka.
Setelah kejadian, Ilham memilih visum dan langsung membuat laporan ke Polsek Samarinda Ulu. Beberapa rekan driver ojol lain turut mendampingi proses pelaporan. (*)
Editor : Dwi Restu A