Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pria di Samarinda Ditikam Saat Antar Orang Tak Dikenal, Rawan Kejahatan karena Gelap

Eko Pralistio • Jumat, 8 Agustus 2025 | 18:20 WIB

 

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, AKP Agung Sisbiyantoro.
Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, AKP Agung Sisbiyantoro.
 

 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Seorang pria berinisial DH (33) menjadi korban penikaman saat melintas di simpang empat dekat Perumahan Bukit Pinang, Rabu malam (6/8). Meski sempat diduga korban begal, polisi memastikan barang-barang miliknya tetap utuh.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, AKP Agung Sisbiyantoro mengatakan, kejadian bermula ketika DH pulang mengendarai motor dari arah Bukit Pinang. Sekitar 50 meter sebelum simpang empat, ia melihat seorang pria berdiri di pinggir jalan melambaikan tangan.

"Korban berhenti lalu bertanya maksudnya. Pelaku bilang minta tolong diantar ke Perumahan Jokowi, kebetulan searah dengan tujuan korban," kata Agung, Jumat (8/7/2025).

Namun, saat berada di tengah perjalanan menuju lokasi yang dimaksud, pelaku tiba-tiba menusuk leher korban sekali. Meski terluka, DH mendorong tubuh pelaku sambil masih berada di atas motor hingga keduanya berhenti dan turun ke jalan.

"Korban sempat memberikan perlawanan saat mereka turun dari motor. Tapi pelaku kembali menyerang dan menyebabkan luka tambahan di tangan korban," jelasnya.

Disinggung perihal kondisi jalanan di tempat kejadian perkara (TKP), AKP Agung memastikan area tersebut memang minim pencahayaan.

"Area lokasi memang gelap. Kami sudah menyisir TKP untuk mencari kemungkinan ada CCTV. Sementara baru satu saksi, yaitu korban, yang kami mintai keterangan," jelas Agung.

Setelah melukai korban, pelaku kemudian melarikan diri. Polisi masih menyelidiki motif penyerangan tersebut. "Belum bisa dipastikan begal, karena tidak ada barang yang hilang. Begal itu biasanya diikuti perampasan barang," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#Bukit Pinang #samarinda #penikaman