Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SMA Prestasi Samarinda Kekurangan Siswa: Dari Kuota 75 Hanya Terisi 30, Ini Penyebabnya...

Denny Saputra • Minggu, 10 Agustus 2025 | 18:49 WIB
MASIH BARU: Gedung SMA Prestasi di kompleks Sekolah Terpadu Kecamatan Sungai Kunjang.
MASIH BARU: Gedung SMA Prestasi di kompleks Sekolah Terpadu Kecamatan Sungai Kunjang.

SAMARINDA – SMA Prestasi Samarinda, yang menjadi bagian dari sekolah terpadu di Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, menghadapi persoalan serius. Sekolah ini kekurangan siswa jauh dari kapasitas yang direncanakan.

Padahal, sekolah tersebut mampu menampung hingga 75 siswa yang dibagi ke dalam tiga rombongan belajar (rombel), masing-masing berisi 25 siswa. Namun, data terkini menunjukkan jumlah siswa baru yang terdaftar hanya sekitar 30 orang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, membenarkan kondisi tersebut. Seharusnya kuota bisa penuh, tapi realitanya baru terisi sebagian. “Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus kita cari solusinya bersama,” ujarnya, Minggu (10/8).

Sejumlah faktor diduga mempengaruhi minimnya minat masyarakat untuk mendaftar di SMA Prestasi. Lokasi sekolah yang berada di kawasan ujung disebut menjadi salah satu hambatan, terutama bagi siswa dari luar wilayah kecamatan Sungai Kunjang. Selain itu, masih ada persepsi bahwa sekolah terpadu tersebut belum sepopuler sekolah-sekolah favorit di pusat kota.

“Aksesnya cukup jauh jika dijangkau dari kecamatan Samarinda Utara, Samarinda Ilir hingga Sambutan,” jelasnya.

Faktor lain yang juga menjadi sorotan adalah ketersediaan transportasi umum. Jarak dan akses yang terbatas membuat sebagian orang tua memilih sekolah yang lebih dekat dan mudah dijangkau.

“Bagi orang tua, selain mutu pendidikan, faktor jarak dan aksesibilitas sangat menentukan pilihan,” terangnya.

Meski begitu, Disdikbud menilai SMA Prestasi memiliki potensi untuk berkembang. Fasilitasnya tergolong lengkap dan program pendidikannya dirancang untuk menunjang prestasi akademik maupun non-akademik siswa. “Kami akan melakukan evaluasi, termasuk sosialisasi ke masyarakat, agar mereka mengetahui keunggulan sekolah ini,” terangnya.

Pihaknya juga akan mempertimbangkan kerja sama dengan pihak kelurahan dan tokoh masyarakat setempat untuk mengajak orang tua mendaftarkan anaknya ke SMA Prestasi. “Upaya ini tidak bisa hanya dilakukan pihak sekolah, tapi harus melibatkan banyak pihak,” tambahnya.

Asli optimistis, dengan strategi promosi yang tepat dan peningkatan fasilitas penunjang, minat siswa untuk masuk ke SMA Prestasi akan meningkat pada tahun ajaran berikutnya. “Kami tidak hanya mengejar kuantitas, tapi juga kualitas. Harapannya, ke depan kuota bisa terpenuhi dan sekolah ini menjadi pilihan utama,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemkot membangun sekolah terpadu, menggabungkan 3 jenjang yakni SD 028, SMP 16 dan SMA Prestasi dalam satu kawasan. Masing-masing jenjang memiliki satu bangunan, tiga tingkat dengan berbagai fasilitas, dengan target menjadi sekolah bertaraf internasional. Sekolah ini menggandeng dengan Yayasan Kasih Mentari untuk pengelolaan dalam satu tahun ini.

Editor : Muhammad Ridhuan
#disdikbud #SMA Prestasi Samarinda #sekolah terpadu #kekurangan siswa