SAMARINDA-Pemkot Samarinda melalui Perumda Varia Niaga terus mengembangkan unit usaha milik daerah pemerintah. Setelah meluncurkan Teras Samarinda, kini giliran Bebaya Kos Syariah Putri dan Bebaya Mart di Jalan Perjuangan yang siap dimanfaatkan.
Direktur Utama Perumda Varia Niaga Syamsuddin Hamade mengungkapkan, indekos syariah itu disiapkan dengan konsep hunian aman dan nyaman, khusus bagi perempuan.
“Kami melaporkan kondisi dan rencana bisnis indekos syariah serta Bebaya Mart. Sama seperti Teras Samarinda, semua harus dimulai dengan business plan dan offering agar badan usaha berjalan, serta aset pemerintah kota bisa dimanfaatkan untuk memberi kontribusi bagi pemkot,” jelasnya, Senin (8/9).
Indekos eksklusif tersebut menyediakan 50 unit kamar dengan fasilitas lengkap, mulai kamar mandi dalam, tempat tidur, lemari, hingga televisi. Tarif sewa dipatok berkisar Rp 2-3 juta per bulan, dengan biaya listrik menggunakan sistem token terpisah.
“Konsepnya syariah, tapi bukan berarti non-muslim tidak boleh masuk. Yang penting semuanya perempuan,” ujar Syamsuddin. Pengelolaan dilakukan dengan manajemen ketat. Penjaga indekos seluruhnya adalah perempuan, kecuali petugas keamanan malam (wakar).
Demi menjaga kenyamanan, keluarga penghuni hanya diperkenankan menerima tamu di lobi, dan tidak diperbolehkan masuk ke kamar. “Kami ingin menghadirkan indekos yang membuat orang tua tidak waswas menitipkan anaknya di sini,” tambahnya.
Selain diperuntukkan bagi mahasiswi, indekos syariah tersebut juga terbuka bagi pekerja perempuan. “Yang penting perempuan. Kalau laki-laki jelas tidak bisa,” tegasnya.
Mengenai jadwal resmi pembukaan, Syamsuddin menyebut saat ini masih menunggu proses administrasi. Namun, persiapan paralel terus dilakukan agar operasional berjalan mulus. “Semakin cepat administrasinya selesai, semakin cepat juga bisa dibuka,” tandasnya. (*)
Editor : Dwi Restu A