Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

DLH Samarinda Segera Tutup TPS di Jalan Teuku Umar, Dianggap Biang Macet dan Rusak Estetika Kota

Denny Saputra • Selasa, 16 September 2025 | 18:56 WIB

TUTUP PERMANEN TPS Teuku Umar di Jalan Teuku Umar Kecamatan Sungai Kunjang akan ditutup pekan depan. Informasi titik alternatif telah dipasang instansi terkait, Selasa (16/9). (DENNY SAPUTRA/KP)
TUTUP PERMANEN TPS Teuku Umar di Jalan Teuku Umar Kecamatan Sungai Kunjang akan ditutup pekan depan. Informasi titik alternatif telah dipasang instansi terkait, Selasa (16/9). (DENNY SAPUTRA/KP)


SAMARINDA- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda memastikan bakal menutup Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Sungai Kunjang. Skenario penutupan sebenarnya sudah lama disiapkan. Hanya saja, waktunya baru benar-benar ditetapkan setelah sejumlah pertimbangan teknis dan dampak sosial dikaji.

Salah satu alasan utama adalah keberadaan TPS tersebut berada persis di tepi jalan. Setiap kali truk pengangkut sampah melakukan aktivitas, arus lalu lintas kerap tersendat. Kondisi makin runyam lantaran warga kerap membuang sampah di luar jam yang ditentukan. Apalagi lokasi TPS itu berseberangan dengan pagar gedung DPRD Kaltim dan menempel dengan pagar kantor Dinas PUPR-Pera Kaltim.

“Beberapa kali masuk media juga, karena ketika pengambilan sampah selalu menimbulkan kemacetan. Padahal sudah ada ketentuan waktu, tapi masih banyak warga yang tidak disiplin,” ujar Kabid Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 DLH Samarinda, Boy Leonardo Sianipar, Selasa (16/9). Ia menjelaskan, sebagai pengganti, Pemkot telah menyiapkan TPS baru di Jalan Nusyirwan Ismail (ring road 2) atau lebih dikenal TPS Lok Bahu.

Baca Juga: Mahasiswa Polnes Samarinda Juga Tuntut Transparansi Penanganan Kasus Pelecehan Seksual, Ini yang Diminta

Fasilitas itu sekaligus dilengkapi incinerator untuk mengurangi beban penumpukan. “Dengan begitu, warga di sekitar Jalan M Said dan kawasan sekitarnya bisa beralih membuang sampah ke lokasi tersebut,” ucapnya. Boy tak menampik, penutupan TPS Teuku Umar akan berdampak bagi warga. Terutama soal jarak buang sampah yang lebih jauh dibanding sebelumnya.

Namun, menurutnya, langkah ini lebih banyak membawa efek positif. “Kami memang memberi waktu sampai Senin (22/9). Setelah itu TPS Teuku Umar akan dihancurkan, supaya tidak ada lagi yang coba-coba buang sampah di sana,” tegasnya. Selain TPS Lok Bahu, masyarakat bisa memanfaatkan titik alternatif lain. Misalnya TPS Pasar Kendondong yang berjarak sekitar 1 kilometer, atau TPS Adam Malik dengan jarak tempuh kurang lebih 2 kilometer.

DLH juga memastikan seluruh informasi sudah disampaikan ke kelurahan dan RT setempat, agar warga tidak kebingungan. “Agar warga memahami keputusan demi menjaga estetika kota dan menghindari kemacetan,” singkatnya. Boy sekaligus mengimbau agar masyarakat mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah.

Dengan begitu, volume yang masuk ke TPS bisa ditekan. “Ini juga sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam perang melawan sampah. Jadi mohon warga disiplin membuang pada jam yang sudah ditentukan, yakni pukul 18.00 sampai 06.00 Wita,” pungkasnya. (*)

Editor : Muhammad Rizki
#jalan teuku umar #Tempat Pembuangan Sampah Sementara #Sungai Kunjang #samarinda