Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ikon Kota Samarinda yang Sangat Terancam Punah, Ini yang Harus Kamu Tahu tentang Pesut Mahakam

Khoirun Nisa • Jumat, 26 September 2025 | 06:30 WIB
Pesut Mahakam.
Pesut Mahakam.

KALTIMPOST.ID, Di balik tenang dan panjangnya aliran Sungai Mahakam di Kalimantan Timur yang membentang dari Mahulu hingga Samarinda tersembunyi hewan endemik yang terancam punah yaitu Pesut Mahakam.

Pesut Mahakam sendiri telah menjadi ikon Kota Samarinda yang sudah tidak asing lagi bagi warga lokal bahkan namanya sudah mendunia.

Mamalia ini bukan hanya unik, tapi juga menyimpan kisah perjuangan untuk bertahan hidup di tengah modernisasi dan ancaman lingkungan.

Bukan Lumba-Lumba Biasa

Sekilas, Pesut Mahakam memang mirip lumba-lumba, tetapi mereka adalah subspesies dari lumba-lumba Irrawaddy (Orcaella brevirostris) yang hidup jauh dari laut, tepatnya di perairan air tawar.

Ya, mereka tinggal di perairan tawar Sungai Mahakam, menjadikannya salah satu dari sedikit lumba-lumba sungai di dunia.

Dengan kepala bulat tanpa moncong runcing, pesut memiliki wajah yang menggemaskan dan bersahabat.

Sirip punggungnya yang kecil dan membulat juga membuatnya berbeda dari lumba-lumba laut yang biasa terlihat di film-film.

Makhluk Cerdas, Sosial, dan Jadi Ikon Samarinda

Pesut Mahakam dikenal sebagai makhluk yang cerdas dan sangat sosial. Mereka hidup berkelompok, saling berkomunikasi menggunakan suara, dan mengandalkan ekolokasi—semacam sonar alami—untuk menavigasi dan mencari mangsa di sungai yang keruh.

Mereka juga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Tidak jarang, pesut mendekati perahu-perahu kecil seolah ingin berinteraksi dengan manusia.

Ironisnya, aktivitas manusia justru menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan hidup mereka.

Baca Juga: Tak Hanya Urat Nadi Ekonomi, Ini Fakta Menarik Sungai Mahakam yang Wajib Kamu Tahu!

Di Ibu Kota Kaltim, Samarinda, Pesut Mahakam jadi simbol dan ikon yang berharga.

Hewan satu ini, tugunya mudah ditemui di berbagai sudut kota. Meski warga lokal sulit melihat langsung hewan endemik yang terancam punah itu.

Mereka hidup di Sungai Mahakam dalam kawasan konservasi. Letaknya di Sungai Pela Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini merupakan upaya agar jumlahnya tak semakin menurun.

Di Ambang Kepunahan

Jumlah Pesut Mahakam saat ini diperkirakan kurang dari 70 ekor. Mereka masuk dalam daftar Critically Endangered (Sangat Terancam Punah) dari International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Keberadaan mereka terancam oleh beberapa faktor utama:

Ancaman ini semakin parah karena pesut berkembang biak sangat lambat, yaitu hanya satu anak per kelahiran, dengan masa kehamilan sekitar 14 bulan.

Baca Juga: Warga Samarinda Jangan Salah Lagi, Ini Bedanya GOR dan Stadion Segiri

Upaya dan Harapan dari Tepi Sungai

Meskipun nasibnya kritis, belum terlambat untuk menyelamatkan Pesut Mahakam. Sejumlah organisasi seperti BKSDA, WWF, dan komunitas lokal terus berjuang melalui berbagai upaya konservasi.

Aksi yang dilakukan meliputi patroli perlindungan habitat, edukasi masyarakat sekitar sungai, dan pembuatan zona aman dari kapal serta alat tangkap ikan berbahaya.

Kesadaran publik yang semakin meningkat juga menjadi harapan baru bagi pesut untuk tetap eksis di alam bebas.

Menjaga Warisan Alam Indonesia

Pesut Mahakam bukan hanya hewan langka. Mereka adalah penjaga ekosistem sungai dan simbol kekayaan hayati Indonesia.

Kehilangan mereka berarti kita kehilangan salah satu bagian penting dari alam Nusantara.

Dengan menjaga mereka, kita tidak hanya menyelamatkan satu spesies, tapi juga menjaga keseimbangan alam dan mewariskan kekayaan ini untuk generasi mendatang.

Setiap tindakan, sekecil apa pun, bisa menjadi langkah besar untuk masa depan pesut. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#sungai mahakam #pesut mahakam #ikon Samarinda #hewan langka #lumba-lumba sungai