Bukan Sekadar Lampion: ini Alasan MLG Tetap Jadi Destinasi Wajib Wisata Malam di Samarinda
Khoirun Nisa• Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:05 WIB
Keramaian dai Mahakam Lampion Garden
KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Samarinda mungkin tak punya panorama laut seperti Balikpapan atau gugusan pulau seperti Berau, namun ibu kota Kalimantan Timur ini memiliki pesona tersendiri di sepanjang Sungai Mahakam. Sungai yang menjadi urat nadi kota ini bukan hanya jalur transportasi dan ekonomi, tetapi juga sumber inspirasi bagi berbagai destinasi wisata, terutama di malam hari.
Salah satu yang paling ikonik adalah Mahakam Lampion Garden (MLG). Memasuki satu dekade, taman lampion yang berlokasi di Jalan Slamet Riyadi, Karang Asam Ilir ini menjadi simbol wisata malam Samarinda.
Dengan ribuan cahaya lampion yang berpadu dengan suasana tenang tepian sungai, MLG menawarkan pengalaman rekreasi keluarga yang hangat dan fotogenik. Meski berbagai destinasi baru terus bermunculan, MLG tetap bertahan sebagai pilihan utama warga Samarinda untuk menikmati malam bersama keluarga.
Daya tariknya bukan sekadar ribuan lampion yang menghiasi taman, tapi juga kombinasi antara hiburan, edukasi, dan kuliner dalam satu kawasan. Berikut sederet alasan MLG tetap jadi favorit destinasi malam:
Lampion dan Pemandangan Tepi Sungai
Daya tarik utama MLG tentu saja lampion aneka bentuk dan warna. Dari karakter hewan, bunga, hingga miniatur bangunan dunia, semuanya tersusun dalam taman tematik yang terang benderang begitu matahari terbenam. Setiap sudutnya menjadi spot foto yang Instagrammable.
Keindahan itu semakin lengkap dengan latar alami Sungai Mahakam. Pengunjung bisa menikmati gemerlap lampion sambil melihat Jembatan Mahakam dan kapal yang melintas. Suasana di tepi sungai yang tenang menghadirkan pengalaman khas yang jarang ditemukan di destinasi lain.
Wahana Interaktif dan Hiburan Keluarga
MLG tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga menjadi tempat rekreasi keluarga yang ramah anak. Di dalamnya tersedia beragam wahana lintas usia. Anak-anak bisa mencoba Benteng Kelinci untuk bermain dan memberi makan kelinci, atau berkreasi di Wahana Melukis.
Ada juga wahana permainan seperti Pancingan, Mini Train untuk berkeliling taman, serta Scooter Ride dan Big Car alias mobil-mobilan. Bagi yang suka tantangan, tersedia pula Pukul Boneka dan Lempar Kaleng di area permainan ketangkasan.
Beberapa wahana beroperasi dengan berbayar, tapi harga tiketnya terjangkau untuk semua kalangan. Inilah alasan taman ini selalu ramai di akhir pekan, terutama oleh keluarga muda yang mencari hiburan aman dan sederhana untuk anak-anak.
Bagi usia dewasa bisa menjajal permainan Funtechnology, game virtual mirip dengan PlayStation, tapi tanpa konsol. Mengandalkan sensor dan gerak tubuh pemainnya. Bisa main tennis virual, golf, badminton, baseball, bowling, dan masih banyak lagi.
Fasilitas Lengkap dan Suasana Santai
Selain wahana dan taman lampion, MLG juga menyediakan area kuliner dengan berbagai pilihan makanan dan jajanan. Pengunjung bisa bersantai menikmati hidangan sambil melihat pantulan lampu di permukaan Sungai Mahakam.
Menariknya lagi, area ini juga sering dimanfaatkan untuk kegiatan komunitas, pameran kecil, hingga acara keluarga. Dengan fasilitas yang mendukung kegiatan Meeting, Incentive, Convention, And Exhibition (MICE) berskala ringan, MLG menjadi ruang publik yang multifungsi.
Dengan tiket masuk sekitar Rp20 ribu dan jam operasional mulai pukul 16.00–23.00 WITA, Mahakam Lampion Garden tetap menjadi salah satu destinasi paling terjangkau dan berkesan di Samarinda. Di tengah hiruk pikuk kota, taman ini menjadi tempat sederhana untuk menikmati cahaya, pemandangan sungai, dan kebersamaan yang hangat di malam hari. (*)