Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dosen Farmasi Unmul Ciptakan Kemandirian Ekonomi, Nugget Bandeng dan Kaldu Kepala Udang Jadi Kreasi Baru Istri Nelayan Samarinda Seberang

ADV • Kamis, 4 Desember 2025 | 18:21 WIB
PENGABDIAN: Program Pengabdian kepada Masyarakat yang digagas oleh Dosen Fakultas Farmasi Unmul Putri Anggreini di Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang.
PENGABDIAN: Program Pengabdian kepada Masyarakat yang digagas oleh Dosen Fakultas Farmasi Unmul Putri Anggreini di Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang.

SAMARINDA – Sekelompok istri nelayan di Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang, mendapatkan pelatihan keterampilan untuk meningkatkan pendapatan keluarga melalui pengolahan hasil dan limbah tambak menjadi produk pangan bernilai ekonomi tinggi.

Pelatihan ini mengusung tema “Pemberdayaan Kelompok Istri Nelayan melalui Inovasi Produk Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Berbasis Hasil dan Limbah Tambak”.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Pengabdian Masyarakat yang digagas oleh Dosen Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Putri Anggreini. Program ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada tahun pendanaan 2025.

HASIL PELATIHAN: Produk bubuk kaldu dari kepala udang dan nugget dari bandeng karya istri nelayan hasil pelatihan.
HASIL PELATIHAN: Produk bubuk kaldu dari kepala udang dan nugget dari bandeng karya istri nelayan hasil pelatihan.

Pelatihan yang dilaksanakan pada Sabtu (26/7/2025) itu memperkenalkan dua produk unggulan berbasis limbah tambak, yaitu kaldu kepala udang dan nugget ikan bandeng. Kaldu kepala udang diketahui kaya kolagen dan mineral penting yang bermanfaat bagi kulit dan sendi, sedangkan nugget ikan bandeng mengandung protein tinggi serta omega-3 yang baik untuk perkembangan otak dan kesehatan jantung.

Selain meningkatkan nilai gizi, inovasi ini juga menawarkan solusi pengelolaan limbah tambak yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Melalui teknik pengolahan sederhana dan bahan yang mudah diakses, para istri nelayan diajak bertransformasi menjadi produsen kreatif yang mampu menghasilkan produk dengan nilai jual.

Pada sesi lanjutan, peserta mendapatkan pendampingan mengenai perizinan PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari dosen Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Venna Sinthary. Materi ini memberikan pemahaman tentang standar keamanan pangan dan prosedur legalitas yang diperlukan untuk memasarkan produk secara resmi.

PROMOSI: Pelatihan pembuatan video promosi dan strategi pemasaran digital yang disampaikan dua mahasiswa Fakultas Farmasi.
PROMOSI: Pelatihan pembuatan video promosi dan strategi pemasaran digital yang disampaikan dua mahasiswa Fakultas Farmasi.

Kegiatan juga dibekali pelatihan pembuatan video promosi dan strategi pemasaran digital yang disampaikan dua mahasiswa Fakultas Farmasi, Oktavia Nasrul Annisa dan Ayudya Nur Hafifah. Peserta diajarkan memanfaatkan media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kemandirian ekonomi perempuan pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” ujar Putri Anggreini.

Program pemberdayaan ini menunjukkan komitmen perguruan tinggi dalam menerapkan hasil riset untuk kepentingan masyarakat. Sinergi antara akademisi, mahasiswa, dan warga pesisir diharapkan mampu melahirkan inovasi produk pangan lokal yang sehat, berkelanjutan, dan berdaya saing, sehingga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat pesisir. (*)

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#istri nelayan #kaldu #masyarakat pesisir #fakultas farmasi #nugget #Universitas Mulawarman #Limbah Tambak #samarinda seberang #pengabdian masyarakat