Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ekstasi Diburu hingga Indekos, Satu Petugas Pengamanan Tempat Hiburan di Samarinda Kepergok Buang Barang Haram

Eko Pralistio • Minggu, 7 Desember 2025 | 12:59 WIB
ilustrasi narkoba
ilustrasi narkoba

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Gerak-gerik mencurigakan di sebuah indekos kawasan Kecamatan Sungai Pinang berubah menjadi pintu masuk penangkapan dua pengedar ekstasi pada Kamis (4/12) lalu.

Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang yang tengah memburu laporan warga soal transaksi narkoba, langsung menyergap dua pelaku di lokasi berbeda hanya dalam rentang empat jam.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam mengatakan, operasi bermula dari aduan masyarakat tentang aktivitas mencurigakan di Jalan Pemuda 6, Kecamatan Sungai Pinang. "Informasi itu ditindaklanjuti dengan patroli dan pemantauan di sekitar wilayah tersebut," ungkapnya, Minggu (7/12).

Hasilnya muncul sekitar pukul 00.30 Wita di Indekos Pondok Indah. Polisi mendapati pria berinisial EP (33) yang gelisah saat dihampiri petugas.

Dia bahkan mencoba menjatuhkan bungkus makanan warna kuning sesaat sebelum diamankan. Setelah dibuka, bungkusan itu berisi plastik klip transparan dengan dua butir ekstasi "Transformer" berwarna hijau–biru, seberat 0,78 gram netto.

Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan petunjuk lanjutan melalui percakapan WhatsApp di ponsel EP. Dia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari PD (36), seorang satpam tempat hiburan di Samarinda.

Tak ingin kehilangan momentum, Unit Reskrim langsung melakukan pengembangan. PD akhirnya diciduk sekitar pukul 04.15 Wita di kawasan Jalan Mulawarman tanpa perlawanan. Dalam operasi itu, polisi menyita barang bukti berupa dua butir ekstasi, satu bungkus plastik klip, satu lembar kertas putih, satu bungkus kemasan makanan kuning, dua unit ponsel, satu anak kunci Yamaha, serta satu motor Yamaha Mio Gear KT 4578 CBG.

Aksarudin Adam mengapresiasi warga yang turut memberikan informasi sehingga peredaran narkotika di wilayah Sungai Pinang kembali berhasil ditekan. “Kami tetap mengandalkan kerja sama masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran narkoba,” kuncinya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#ekstasi #samarinda #sekuriti