KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Euforia pergantian Tahun Baru 2026 di Samarinda diwarnai sederet insiden. Dalam waktu kurang dari sembilan jam, tercatat 15 kejadian, mulai kecelakaan lalu lintas, percikan listrik, potensi kebakaran, hingga warga yang terkena kembang api.
Berdasarkan catatan pemantauan, sepanjang Rabu (31/12) malam hingga Kamis (1/1) dini hari, insiden tersebut terdiri dari sembilan kecelakaan lalu lintas dan 6 kejadian non-kecelakaan lalu lintas.
Kejadian pertama terjadi pukul 20.50 Wita berupa kecelakaan lalu lintas di depan Islamic Center sisi Jalan Slamet Riyadi. Peristiwa itu ditangani Unit Putih Cendana bersama PMI. Selang tiga menit kemudian, percikan api muncul di tiang listrik Jalan Adam Malik, Gang Manggis, dan langsung ditangani PLN.
Rentetan kecelakaan lalu lintas berlanjut di sejumlah titik, di antaranya Jalan Batu Besaung (21.12 Wita), Jalan Panjaitan (21.32 Wita), Jalan AW Syahranie (22.31 Wita), serta Jalan Siradj Salman (22.42 Wita). Sejumlah korban dievakuasi relawan ke rumah sakit, termasuk RS SMC.
Menjelang tengah malam, seorang warga ditemukan meninggal dunia dengan cara yang tak wajar di Jalan Kadrie Oening, Kecamatan Samarinda Ulu, pukul 23.30 Wita, dan dievakuasi ke RS SMC. Tak lama berselang, kecelakaan kembali terjadi di Jalan Agus Salim pukul 23.58 Wita, dengan korban dibawa ke RS AWS.
"Memasuki pergantian tahun, seorang warga dilaporkan terkena kembang api di Jalan Cermai pukul 00.04 Wita. Selain itu, potensi kebakaran sempat terjadi di Jalan SMP 8 Gang 16 RT 07 Kelurahan Mangkupalas pukul 00.15 Wita," ucap Ketua Info Taruna Samarinda Joko Iswanto.
Di kawasan Komura, Samarinda Seberang, RT 16, pukul 00.26 Wita, juga hampir terjadi kebakaran. Seluruhnya berhasil ditangani aparat dan relawan.
Pada pukul 00.30 Wita, Polsekta Sungai Pinang mengamankan 16 orang yang kedapatan menyalakan petasan di Jalan Lambung Mangkurat. Para pelaku selanjutnya diberikan pembinaan. Kemudian Insiden kecelakaan lalu lintas kembali terjadi pada dini hari, masing-masing di Jalan Sejati pukul 01.00 Wita dan 02.30 Wita, serta di Jalan Joyomulyo, Kelurahan Lempake, pukul 01.30 Wita.
Secara keseluruhan, selama malam pergantian tahun 2025 menuju 2026, di Samarinda tercatat 15 kejadian. Seluruh peristiwa dapat ditangani dengan cepat dan tidak menimbulkan gangguan keamanan yang signifikan. (*)
Editor : Dwi Restu A