Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

90 Bank Sampah Terbentuk, Kecamatan Samarinda Ulu Perkuat Pemilahan Sampah dari Hulu lewat Program Probebaya

Denny Saputra • Senin, 12 Januari 2026 | 20:10 WIB
Camat Samarinda Ulu Sujono (FOTO DENNY SAPUTRA/KP)
Camat Samarinda Ulu Sujono (FOTO DENNY SAPUTRA/KP)

KALTIMPOST.ID-Pemkot Samarinda melalui Kecamatan Samarinda Ulu terus memperkuat pengurangan sampah dari hulu dengan menggerakkan pemilahan sampah berbasis masyarakat.

Upaya itu dilakukan melalui pembentukan dan pengaktifan bank sampah di seluruh kelurahan sebagai bagian dari tindak lanjut program Probebaya.

Camat Samarinda Ulu Sujono mengatakan hingga pertengahan Desember 2025 pihaknya bersama delapan kelurahan telah menyepakati pembentukan bank sampah.

Hasilnya, sebanyak 90 bank sampah kini telah terbentuk dan resmi ditetapkan melalui surat keputusan pada awal Januari 2026.

“Sebanyak 90 bank sampah ini sudah kita SK-kan. Fokusnya adalah pemilahan sampah rumah tangga, terutama sampah yang bernilai ekonomi,” ujarnya Senin (12/1).

Ia menjelaskan, untuk memastikan bank sampah berjalan aktif, kecamatan telah bekerja sama dengan pihak vendor yang menyiapkan armada pengangkut.

Satu unit kendaraan disiapkan untuk beroperasi setiap hari mendatangi bank-bank sampah yang sudah mengalami penumpukan.

“Teknisnya kita buat grup koordinasi. Kalau sudah banyak, kendaraan datang, ditimbang, dan langsung dibayar di tempat. Ini untuk memicu semangat agar bank sampah benar-benar berjalan,” jelasnya.

Selain itu, Kecamatan Samarinda Ulu juga menyiapkan jalur pengepul skala besar, khususnya di Kelurahan Bukit Pinang.

Sampah seperti kardus, plastik, dan besi yang telah dipilah akan langsung disalurkan ke pengepul tanpa harus masuk ke TPS.

Langkah itu diharapkan mampu menekan volume sampah yang selama ini langsung dibuang.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, produksi sampah di Samarinda Ulu mencapai sekitar 80 ton per hari.

“Kami ingin sampah itu selesai di lingkungan, tidak semuanya dibawa ke TPS. Kalau ini berjalan konsisten, pengurangan sampah bisa signifikan,” singkatnya.

Ia menegaskan, bank sampah bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga perubahan perilaku masyarakat.

Apalagi kegiatan itu juga mendukung pengoperasian dua unit incinerator di Samarinda Ulu yang terdapat di Polder Air Hitam, Kelurahan Air Hitam dan eks TPA Bukit Pinang, di Kecamatan Bukit Pinang.

“Target kita bukan sekadar bersih, tapi masyarakat terbiasa memilah sampah dari rumah,” pungkasnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #bank sampah #Wali Kota Samarinda Andi Harun #Kutai Barat #Program Probebaya