Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

BAZNAS Kaltim Raih WTP 2025, Penyaluran Zakat Dinilai Efektif dan Transparan

Denny Saputra • Jumat, 30 Januari 2026 | 17:08 WIB
INFORMATIF: Tim BAZNAS Kaltim menyampaikan hasil audit eksternal pengelolaan ZIS 2025 di kantor Baznas Kaltim, Kamis (29/1).
INFORMATIF: Tim BAZNAS Kaltim menyampaikan hasil audit eksternal pengelolaan ZIS 2025 di kantor Baznas Kaltim, Kamis (29/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalimantan Timur merilis hasil audit internal dan eksternal pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sepanjang 2025 dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Predikat ini menegaskan komitmen BAZNAS Kaltim dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan dana umat.

Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan menyampaikan, capaian WTP tersebut merupakan hasil audit rutin yang wajib dilaporkan kepada Gubernur Kalimantan Timur, BAZNAS RI, serta Kantor Wilayah Kementerian Agama. Audit juga menjadi bentuk pertanggungjawaban lembaga kepada publik.

“Alhamdulillah, hasilnya WTP kembali seperti tahun lalu. Setiap akhir tahun, setelah audit keluar, pasti kami publikasikan agar masyarakat tahu bagaimana dana umat dikelola,” ujarnya di sela press rilis di kantor BAZNAS Kaltim, Kamis (29/1).

Ia menjelaskan, selama 2025 BAZNAS Kaltim menjalankan sejumlah program unggulan yang difokuskan pada pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, pendayagunaan, advokasi, dan dakwah. Seluruh program tersebut dilaksanakan dengan mekanisme verifikasi dan validasi ketat terhadap calon penerima manfaat.

“Di bidang pendidikan, ada anak-anak yang sekolah di pesantren swasta dan terkendala biaya. Mereka bisa mengajukan bantuan ke BAZNAS, tapi tidak langsung diberikan. Kita verifikasi dulu, dan bantuan dibayarkan langsung ke sekolah,” terangnya.

Wakil Ketua III BAZNAS Kaltim Badrus Syamsi menambahkan, BAZNAS Kaltim mengelola sekitar Rp 20 miliar dari penghimpunan dan menyalurkan Rp 23 miliar. Selisihnya berasal dari saldo tahun sebelumnya yang juga disalurkan. Samarinda tercatat sebagai daerah dengan permohonan penyaluran terbesar.

“Perkembangan zakat di Kaltim cukup signifikan. Sejak 2021 hingga 2025 meningkat hampir 25 persen, dan pada 2024-2025 BAZNAS Kaltim peringkat satu paling efektif dalam penyaluran serta peringkat dua paling efisien dalam penghimpunan ZIS,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#Baznas kaltim #wtp #sedekah #infak #wajar tanpa pengecualian #dana zakat