Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir Samarinda Diluncurkan, Dapur MBG ke-46

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 25 Februari 2026 | 13:55 WIB

LAUNCHING: SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir di Kompleks Muhammadiyah Center, Jalan Siradj Salman, Samarinda, Rabu (25/2), resmi bergulir.
LAUNCHING: SPPG Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir di Kompleks Muhammadiyah Center, Jalan Siradj Salman, Samarinda, Rabu (25/2), resmi bergulir.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda terus bergerak. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah Teluk Lerong Ilir resmi diluncurkan di kompleks Muhammadiyah Center, Jalan Siradj Salman, Rabu (25/2). Peresmian itu menandai dapur MBG ke-46 yang beroperasi di Samarinda.

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengapresiasi atas kolaborasi pemerintah dengan Muhammadiyah dalam mendukung program nasional tersebut. Dia berharap jumlah SPPG terus bertambah agar seluruh masyarakat yang menjadi sasaran program dapat terlayani.

"Alhamdulillah launching dapur MBG ke-46. Mudah-mudahan ke depan bisa terus bertambah sesuai arahan Badan Gizi Nasional. Intinya masyarakat yang menjadi sasaran program dapat terakomodir dengan baik dan mendapat makanan bergizi gratis," ujarnya.

SPPG yang dikelola Muhammadiyah merupakan yang pertama di Samarinda. Pemkot membuka ruang agar organisasi tersebut dapat kembali membuka dapur MBG di lokasi lain.

"Tidak diragukan lagi dalam hal pelayanan. Sebelumnya juga sudah menjalankan kegiatan serupa melalui program Mandiri Muhammadiyah," kata Saefuddin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kaltim, KH Siswanto Sunandar menegaskan, Muhammadiyah siap bersinergi dengan pemerintah dalam menyukseskan program MBG, baik di Samarinda maupun kabupaten/kota lain di Kalimantan Timur.

Menurutnya, Muhammadiyah telah lebih dulu menjalankan program pemenuhan gizi, meski bukan dalam skema MBG. Karena itu, ketika pemerintah pusat meluncurkan kebijakan tersebut, pihaknya menyambut dengan kolaborasi.

"Insyaallah kami siap bersinergi. Apa yang sudah dilakukan Muhammadiyah di beberapa daerah, terutama di Jawa, mendapat apresiasi. Di Samarinda ini baru satu, tapi insyaallah akan menyusul di titik-titik lain," ujarnya.

Terkait bahan baku, Siswanto menyebut pihaknya akan memprioritaskan pasokan dari kader maupun UMKM binaan Muhammadiyah, sepanjang tersedia dan memenuhi kebutuhan.

Koordinasi juga dilakukan melalui majelis ekonomi dan pemberdayaan masyarakat untuk menopang operasional SPPG.

SPPG itu tidak hanya melayani sekolah Muhammadiyah. Distribusi makanan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan penunjukan lokasi penerima manfaat. Saat ini, sasaran terdekat adalah SD Muhammadiyah 2 Samarinda, dengan kemungkinan perluasan ke sekolah lain melalui koordinasi pengelola.

Untuk menjaga kualitas makanan, Muhammadiyah memastikan pengawasan dan koordinasi dilakukan secara berkelanjutan.

"Insyaallah kami akan menjaga kepercayaan ini. Dari yang sudah kita lihat bersama, dapur ini sudah memenuhi syarat," pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#muhammadiyah #SPPG #samarinda