Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rakor Lintas Sektoral Jelang Lebaran, Andi Harun: Stok Bapokting Aman, Harga Jagung Jadi Sorotan

M Hafiz Alfaruqi • Senin, 9 Maret 2026 | 15:57 WIB

KESIAPAN: Rakor lintas sektoral kesiapan pengamanan Idulfitri 1447 H melalui video conference di Aula Rupatama Polresta Samarinda, Senin (9/3).
KESIAPAN: Rakor lintas sektoral kesiapan pengamanan Idulfitri 1447 H melalui video conference di Aula Rupatama Polresta Samarinda, Senin (9/3).

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Pemerintah Kota Samarinda memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi relatif aman. Namun, lonjakan harga jagung di pasaran menjadi perhatian khusus pemerintah.

Hal itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Kesiapan Pengamanan Idulfitri 1447 H/2026 bersama Kapolda Kalimantan Timur melalui video conference di Aula Rupatama Polresta Samarinda, Senin (9/3).

Rakor tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta instansi terkait dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Mahakam 2026 untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama Ramadan hingga Lebaran.

"Rakor lintas sektoral bersama seluruh pihak terkait untuk mempersiapkan Ramadan dan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026," ujarnya ,Senin (9/3).

Andi Harun menjelaskan, pembahasan utama dalam rapat mencakup stabilisasi harga bahan makanan pokok dan penting (bapokting), keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), hingga kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana serta kelancaran transportasi darat, udara, dan air.

Dari hasil rapat tersebut, sebagian besar komoditas bahan pokok di Samarinda dinilai masih stabil, baik dari sisi harga maupun ketersediaan stok hingga Lebaran. "Alhamdulillah hampir semua bahan pokok relatif stabil. Stoknya cukup sampai Idulfitri 2026," tegasnya.

Namun, terdapat anomali harga pada komoditas jagung. Harga yang seharusnya berada di kisaran Rp 6.500 per kilogram, di lapangan ditemukan mencapai Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram. "Itu yang sedang kita dalami, mengapa terjadi deviasi harga yang cukup signifikan pada komoditas jagung," jelasnya.

Selain itu, pemerintah juga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Samarinda dalam kondisi aman hingga Lebaran. "Dari laporan Pertamina Patra Niaga, setidaknya sampai Idulfitri 2026 stok BBM kita aman," tutupnya.

Dalam rakor tersebut juga dibahas penempatan pos-pos pengamanan terpadu di sejumlah titik sebagai bagian dari Operasi Ketupat Mahakam 2026 untuk memastikan kondisi keamanan di Samarinda tetap kondusif selama Ramadan dan Idulfitri. (*)

Editor : Dwi Restu A
#rakor #lintas sektoral #pemkot samarinda #Polresta Samarinda