KALTIMPOST.ID,SAMARINDA-Sebuah video singkat yang memperlihatkan aksi tak biasa petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda mendadak viral di jagat maya. Bukan sedang memadamkan api atau mengevakuasi sarang tawon, para "Pahlawan Api" ini justru tampak sibuk menenangkan seorang pria yang diduga mengalami kesurupan.
Peristiwa unik ini terjadi di Posko V Disdamkarmat Samarinda Seberang pada momen Lebaran kedua Idulfitri 1447 Hijriah, tepatnya Minggu (22/3) pagi.
Kejadian Saat Pergantian Sif
Novan, salah satu personel Damkar Posko V, menceritakan bahwa insiden bermula sekitar pukul 08.00 Wita, saat Regu 1 bersiap menyerahkan tugas kepada Regu 2. Tiba-tiba, seorang pria yang memang kerap terlihat melintas di depan posko datang menghampiri petugas.
Baca Juga: Kebut Jalan Kubar-Mahulu, Pemprov Kaltim Siapkan Rp 90 Miliar untuk Ruas Tering–Ujoh Bilang di 2026
"Bapak itu memang sering lewat atau sekadar mampir di sini. Hari pertama Lebaran juga sempat datang silaturahmi, tapi saat ditawari makan dia menolak dan langsung pergi," ujar Novan saat dikonfirmasi, Senin (23/3).
Namun, pada pertemuan kedua di pagi itu, gelagat sang pria mulai aneh. Ia datang dengan raut wajah cemas dan meminta bantuan karena merasa dirinya sedang dalam pengaruh gaib. "Dia bilang, 'Pak, tolong Pak, saya merasa kesurupan'," kenang Novan menirukan ucapan pria tersebut.
Beda Keyakinan, Tetap Dibantu Doa
Tak lama berselang, pria tersebut mulai berteriak dan menggerakkan tangan secara tidak terkendali. Suasana di posko sempat menegang. Meski bukan ranah tugas utama pemadam kebakaran, para petugas tetap berusaha memberikan pertolongan pertama secara spiritual.
Baca Juga: Waspada Cuaca Dinamis, Kaltim Didominasi Berawan dan Hujan Ringan Hari Ini
Petugas mencoba menenangkan pria tersebut dengan membacakan doa-doa dan memberikan air minum yang telah didoakan untuk mencuci muka. Proses penanganan yang berlangsung dramatis ini memakan waktu sekitar 1,5 jam hingga akhirnya kondisi sang pria kembali stabil pada pukul 09.30 Wita.
Menariknya, sempat terjadi momen unik saat proses tersebut berlangsung. Ketika petugas memintanya untuk beristigfar, pria yang kabarnya pernah bekerja sebagai juru parkir di kawasan tersebut mengaku beragama Kristen.
"Kami sempat bingung, tapi tetap kami bantu dengan doa yang kami bisa. Alhamdulillah, setelah ditangani secara perlahan, kondisinya kembali normal," tambah Novan.
Bukan Settingan
Baca Juga: Kunjungan Wisatawan Meningkat di Pantai Kenyamukan, Polisi Ingatkan Risiko Buaya
Pihak Disdamkarmat menegaskan bahwa video yang beredar luas tersebut murni kejadian nyata di lapangan. Meski sempat membuat petugas kewalahan karena ini merupakan pengalaman pertama mereka menangani kasus non-teknis seperti kesurupan, mereka tetap mengutamakan sisi kemanusiaan.
"Ini benar-benar nyata, bukan sekadar konten atau gimik media sosial," katanya.(*)
Editor : Thomas Priyandoko