KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Sik Sabian Rainheart, bukan nama baru di dunia kompetisi pelajar. Dia sudah menorehkan banyak raihan manis, khususnya bidang pendidikan.
Siswa kelas 11A Cita Hati Christian School (CHCS) Samarinda itu baru saja dinobatkan sebagai salah satu dari 100 Pelajar Terbaik Indonesia 2026 kategori SMA oleh Gryffyn Scholarship, menduduki peringkat ke-23 nasional.
Baca Juga: PPU Siaga Satu Hadapi El Nino 2026, Libatkan TNI-Polri Antisipasi Bencana
Pengumuman itu disampaikan pada medio Maret lalu, dan Sabian menyebut tak mau berhenti di situ. "Saya optimistis bisa melanjutkan pendidikan ke kampus impian saya di Singapura melalui program Gryffyn," ujarnya.
Kampus yang dibidik bukan kaleng-kaleng. Sabian saat ini tengah mengajukan lamaran beasiswa ke National University of Singapore (NUS) dan Nanyang Technological University (NTU), dua universitas yang masuk jajaran terbaik dunia.
Peringkat ke-23 itu ia raih bersaing dengan ratusan siswa se-Indonesia, dengan modal 20 kemenangan dari berbagai kompetisi nasional dan internasional. Deretan prestasi itu bukan dikumpulkan dalam waktu singkat. Sejak Mei 2024, Sabian rutin tampil di berbagai ajang, mulai olimpiade matematika hingga sains.
Baca Juga: Romy Wijayanto Resmi Jadi Dirut Bankaltimtara, Rudy Mas'ud Targetkan Saingi Bank Himbara
Beberapa prestasi yang dihasilkannya yakni emas di SIMOC Math pada Juli 2024, juara di FMO pada Januari 2025, emas di SMGF pada Maret 2025, hingga perak di TIMO dan SASMO.
Dia juga juara pertama ORC English, membuktikan kemampuannya tak melulu soal angka. Pada April 2025, Sabian menutup tahun ajaran dengan posisi kedua nasional di OLNAS.
Tidak hanya kompetisi akademik, Sabian juga tercatat sebagai finisher BDG100 Ultra Marathon sejauh 64 kilometer pada Agustus 2024, sebuah ajang lari ekstrem yang menuntut daya tahan fisik dan mental luar biasa.
Sabian merupakan penerima beasiswa sekolah di CHCS. Dia menyebut setiap kompetisi yang diikuti sebagai bentuk tanggung jawab atas kepercayaan itu.
"Tujuan saya adalah mengangkat nama sekolah melalui performa di kompetisi nasional maupun internasional," tulisnya dalam portofolio yang ia susun untuk perpanjangan beasiswa.
Pengakuan atas kiprahnya di dunia pendidikan juga datang dari tingkat daerah. Pada September 2024, Sabian menerima penghargaan Kaltim Education Awards kategori Prestigious Student, bukti bahwa kontribusinya sudah diakui jauh sebelum namanya masuk radar nasional.
Gryffyn Scholarship sendiri merupakan program beasiswa yang dirancang untuk mendorong pelajar Indonesia berprestasi, melanjutkan studi ke perguruan tinggi internasional, termasuk di Singapura. (*)
Editor : Dwi Restu A