SAMARINDA-Sosialisasi pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026/2027 di Samarinda hampir rampung. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah menyasar 9 dari 10 kecamatan, menyisakan Samarinda Ilir sebagai tahap akhir. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan pengawasan pelaksanaan SPMB jenjang SD hingga SMP di bawah kewenangan pemkot.
Penguatan juga dilakukan melalui koordinasi dengan Satgas SPMB yang dikomandoi Inspektorat Daerah. “Kami sudah berkeliling hampir satu minggu untuk sosialisasi juknis, tinggal satu kecamatan lagi yang akan kami tuntaskan,” ujar Plt Kepala Disdikbud Samarinda, Ibnu Araby, ditemui usai rapat bersama tim Satgas SMPB, Kamis (30/4).
Ibnu menyebut, pelaksanaan tahun ini pada prinsipnya tidak mengalami perubahan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Perbedaan hanya terletak pada jadwal tahapan yang kini masih difinalisasi. “Mudah-mudahan minggu ketiga Mei sudah mulai tahapan pendaftaran,” terangnya.
Dalam rapat bersama tersebut, Disdikbud juga menekankan pentingnya penguatan sistem digital. Aplikasi pendaftaran terus disempurnakan bersama Diskominfo untuk menutup celah kecurangan. “Aplikasi ini untuk memastikan tidak ada lagi praktik titipan atau masuk lewat jalur belakang,” tegasnya.
Baca Juga: Pemkot Samarinda Terapkan Zero Tolerance Kecurangan SPMB 2026, Inspektorat: Tidak Ada Titip-menitip!
Selain itu, skema penerimaan seperti jalur domisili, afirmasi, dan mutasi tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya. Proporsi daya tampung disebut tidak mengalami perubahan berarti. “Secara garis besar juknis masih sama, nanti akan diperkuat melalui empat SK yang disahkan wali kota,” jelas Ibnu. Ia juga memastikan keterlibatan lintas OPD dalam proses pengawasan, termasuk uji sistem aplikasi. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan di lapangan berjalan sesuai aturan tanpa membebani orang tua. “Kami libatkan Inspektorat dan Kominfo untuk memastikan sistem ini benar-benar berjalan optimal,” ujarnya.
Disdikbud mengimbau orang tua siswa untuk aktif memantau informasi resmi terkait jadwal dan tahapan SPMB. Sosialisasi lanjutan akan terus digencarkan hingga seluruh masyarakat memahami mekanismenya. “Yang jelas orang tua harus memperhatikan jadwal yang akan segera kami umumkan,” pungkasnya. (riz)
Editor : Muhammad Rizki