SAMARINDA-Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda kembali menyiapkan lelang barang milik daerah (BMD) pada triwulan II tahun ini. Puluhan kendaraan dinas mulai diinventarisasi sebagai bagian dari proses administrasi. Lelang kendaraan dinas ditargetkan bisa mulai berjalan pada Mei 2026.
Kepala Bidang Aset BPKAD Samarinda Yusdiansyah menyebut saat ini pihaknya masih merampungkan pendataan dan kelengkapan dokumen. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat dari berbagai lokasi telah masuk daftar awal lelang. “Kami masih inventarisasi untuk memastikan semua dokumen lengkap sebelum diajukan ke tahap berikutnya,” ujarnya, Minggu (3/5).
Selain itu, BPKAD juga menghimpun aset dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Proses inventarisasi dilakukan untuk memastikan kejelasan dokumen sebelum menentukan apakah aset dilelang sebagai unit utuh atau dalam kondisi scrap. “Kita pastikan dulu dokumennya, baru kita kategorikan mana yang layak dilelang,” jelasnya.
Ia merinci, di kawasan Kantor Balai Kota terdapat rencana lelang sekitar 37 unit kendaraan roda dua. Sementara di kawasan Dinas Ketapang Tani, pihaknya menemukan tambahan dua unit kendaraan pickup dan sekitar 30 unit kendaraan roda dua. “Seluruh aset tersebut kini dikumpulkan untuk diverifikasi status dan kelayakannya,” sebutnya.
Baca Juga: BPKAD Samarinda Tegaskan Kepemilikan Aset Polder Air Hitam
Dia menjelaskan, BPKAD akan mengajukan penilaian ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Penilaian ini penting untuk menentukan harga wajar sebelum aset dilepas ke publik. “Target kami setelah penilaian, bulan Mei sudah bisa mulai lelang,” jelasnya.
Dia memastikan satu unit Pajero yang batal dilelang pada triwulan I akan kembali dimasukkan dalam lelang kali ini. Namun, kelengkapan dokumen masih diperbaiki. “Kemarin terkendala pelat kendaraan yang belum sesuai, jadi sekarang kami lengkapi dulu agar memenuhi syarat lelang,” tegasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan