Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Andi Harun Bantah Dikaitkan dengan Aksi Demonstrasi ke Pemprov, Minta Namanya Tak Diseret

Denny Saputra • Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB
Andi Harun
Andi Harun

SAMARINDA- Wali Kota Samarinda, Andi Harun membantah dirinya terlibat maupun berada di balik aksi demonstrasi yang berlangsung di Kantor Gubernur Kaltim pada aksi 215, pada Kamis (21/5) lalu. Ia meminta publik tidak mengaitkan namanya dengan gerakan tersebut, termasuk narasi yang beredar di media sosial.

Andi Harun mengaku telah melihat sejumlah konten yang mencoba menghubungkan dirinya dengan aksi damai tersebut. Namun menurutnya, konten-konten itu tidak bertanggung jawab dan terkesan sengaja membelokkan substansi aksi menjadi isu politik.

“Kami nonton satu dua konten yang mengaitkan atau menyebut nama saya di aksi damai kemarin. Menurut kami itu konten tidak bertanggung jawab, tidak memenuhi kaidah jurnalistik profesional dan mengada-ada,” tegasnya, Sabtu (23/5).

Ia menduga ada pihak tertentu yang sengaja mengarahkan peserta aksi untuk menyebut namanya demi membangun persepsi seolah dirinya berseberangan dengan Gubernur Kaltim. Bahkan, ia menilai terdapat indikasi rekayasa melalui pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada peserta aksi di lapangan.

“Patut diduga memang sengaja ingin mengadu domba kami dengan Pak gubernur. Padahal hubungan kami dalam pelaksanaan pemerintahan tetap saling menghormati dan menghargai,” ujarnya.

Menurut Andi Harun, dirinya tidak memiliki keuntungan apa pun dari kegaduhan yang muncul pasca demonstrasi. Sebaliknya, sebagai kepala daerah ia mengaku lebih fokus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah dibanding terseret dalam spekulasi politik.

Ia pun mengingatkan agar penyampaian aspirasi masyarakat tetap dilakukan secara murni tanpa dibelokkan menjadi kepentingan tertentu yang dapat mengganggu persatuan daerah.

“Kami sudah sekitar 30 tahun di politik, tidak pernah memakai cara-cara yang tidak intelek dan tidak fair. Hubungan kami dengan Pak Gubernur tetap melaksanakan komunikasi efektif. Kami minta pihak yang bersangkutan jangan pakai cara tidak elegan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#aksi 21 april #Gubernur Kaltim Harum #andi harun