Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

RS Bhakti Nugraha Samarinda Resmi Tutup Operasional, Dinkes Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Aman

Denny Saputra • Selasa, 2 Juni 2026 | 18:31 WIB
STOP BEROPERASI: RS Bhakti Nugraha di Jalan KH Abdurrasyid Kecamatan Samarinda Kota berhenti beroperasi Selasa (2/6). (DENNY SAPUTRA/KP)
STOP BEROPERASI: RS Bhakti Nugraha di Jalan KH Abdurrasyid Kecamatan Samarinda Kota berhenti beroperasi Selasa (2/6). (DENNY SAPUTRA/KP)

SAMARINDA – Rumah Sakit Bhakti Nugraha yang berlokasi di Jalan KH Abdurrasyid, Kecamatan Samarinda Kota, resmi menghentikan operasionalnya per 2 Juni 2026. Keputusan tersebut telah disampaikan manajemen rumah sakit kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melalui surat resmi yang dikirim sejak 2 Mei 2026.

Kepala Dinkes Samarinda, dr Ismid Kusasih, mengatakan pihak rumah sakit menyampaikan sejumlah alasan yang menjadi dasar penghentian operasional. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kondisi pasar, aspek keuangan, serta pertimbangan internal manajemen.

Baca Juga: Hari Pertama SPMB SD Dibuka, Lebih 480 Calon Siswa Sudah Mendaftar

“Mereka sudah menyampaikan surat resmi kepada kami sejak 2 Mei. Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan, termasuk kondisi pasar dan aspek keuangan,” ujarnya, Selasa (2/6).

Meski salah satu rumah sakit swasta di Samarinda berhenti beroperasi, Ismid memastikan pelayanan kesehatan masyarakat maupun sistem rujukan pasien tidak akan terganggu. Menurutnya, kapasitas layanan kesehatan yang tersedia saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan warga Kota Samarinda.

“Pelayanan kesehatan masih tetap berjalan dengan baik, dibantu rumah sakit pemerintah dan swasta yang masih beroperasi,” jelasnya.

Ia menerangkan, berdasarkan perbandingan antara jumlah penduduk dan kebutuhan tempat tidur rumah sakit, kapasitas layanan kesehatan di Samarinda masih tergolong memadai. Bahkan, sejumlah rumah sakit saat ini tengah melakukan pengembangan dan penambahan kapasitas pelayanan.

“Rumah sakit yang ada masih sangat mencukupi. Bahkan beberapa rumah sakit sedang menambah kapasitas tempat tidur, baik swasta maupun pemerintah,” terangnya.

Dari sektor swasta, peningkatan kapasitas dilakukan oleh RS Dirgahayu dan Samarinda Medika Citra. Sementara dari rumah sakit milik pemerintah, pengembangan layanan dilakukan oleh RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan RSUD Inche Abdoel Moeis.

Baca Juga: Jamaah Haji Kloter Pertama Samarinda Tiba 8 Juni, Disambut di GOR Segiri

Ismid juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena akses pelayanan kesehatan dan sistem rujukan tetap berjalan normal. Ia menambahkan, apabila di kemudian hari pihak manajemen ingin mengoperasikan kembali RS Bhakti Nugraha, maka proses perizinan harus diajukan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena akses pelayanan kesehatan dan rujukan tetap tersedia. Kalau suatu saat ingin beroperasi kembali, maka izinnya harus diajukan kembali dari awal sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

 Rumah Sakit Bhakti Nugraha yang berlokasi di Jalan KH Abdurrasyid, Kecamatan Samarinda Kota, resmi menghentikan operasionalnya per 2 Juni 2026. Keputusan tersebut telah disampaikan manajemen rumah sakit kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melalui surat resmi yang dikirim sejak 2 Mei 2026.

Kepala Dinkes Samarinda, dr Ismid Kusasih, mengatakan pihak rumah sakit menyampaikan sejumlah alasan yang menjadi dasar penghentian operasional. Beberapa di antaranya berkaitan dengan kondisi pasar, aspek keuangan, serta pertimbangan internal manajemen.

“Mereka sudah menyampaikan surat resmi kepada kami sejak 2 Mei. Ada beberapa alasan yang menjadi pertimbangan, termasuk kondisi pasar dan aspek keuangan,” ujarnya, Selasa (2/6).

Meski salah satu rumah sakit swasta di Samarinda berhenti beroperasi, Ismid memastikan pelayanan kesehatan masyarakat maupun sistem rujukan pasien tidak akan terganggu. Menurutnya, kapasitas layanan kesehatan yang tersedia saat ini masih mampu memenuhi kebutuhan warga Kota Samarinda.

“Pelayanan kesehatan masih tetap berjalan dengan baik, dibantu rumah sakit pemerintah dan swasta yang masih beroperasi,” jelasnya.

Ia menerangkan, berdasarkan perbandingan antara jumlah penduduk dan kebutuhan tempat tidur rumah sakit, kapasitas layanan kesehatan di Samarinda masih tergolong memadai. Bahkan, sejumlah rumah sakit saat ini tengah melakukan pengembangan dan penambahan kapasitas pelayanan.

“Rumah sakit yang ada masih sangat mencukupi. Bahkan beberapa rumah sakit sedang menambah kapasitas tempat tidur, baik swasta maupun pemerintah,” terangnya.

Dari sektor swasta, peningkatan kapasitas dilakukan oleh RS Dirgahayu dan Samarinda Medika Citra. Sementara dari rumah sakit milik pemerintah, pengembangan layanan dilakukan oleh RSUD Abdul Wahab Sjahranie dan RSUD Inche Abdoel Moeis.

Ismid juga menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir karena akses pelayanan kesehatan dan sistem rujukan tetap berjalan normal. Ia menambahkan, apabila di kemudian hari pihak manajemen ingin mengoperasikan kembali RS Bhakti Nugraha, maka proses perizinan harus diajukan ulang sesuai ketentuan yang berlaku.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena akses pelayanan kesehatan dan rujukan tetap tersedia. Kalau suatu saat ingin beroperasi kembali, maka izinnya harus diajukan kembali dari awal sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Daftar Rumah Sakit yang Beroperasi di Samarinda


No     Nama Rumah Sakit                Alamat 
1    RSUD Abdul Wahab Sjahranie        Jl. Palang Merah Indonesia Nomor 1
2    RSUDirgahayu                Jl. Gn. Merbabu No.62 
3    RSU Tk. IV Samarinda            Jl. APT Pranoto
4    RS Ibu dan Anak Aisyiyah Samarinda    Jl. P. Hidayatullaht no. 64
5    RSKD Atma Husada Mahakam        Jl. Kakap nomor 23
6    RSUD Inche Abdoel Moeis            Jl. HAM Rifaddin
7    RSIA Qurrata A'yun                Jl. DI Panjaitan No.77
8    RS Samarinda Medika Citra (SMC)        Jl. Kadrie Oening No 85  RT 35
9    RS Siaga Al-Munawwarah Samarinda    Jl.  Ramania No. 3
10    RSUD Aji Muhammad Salehuddin II        Jl. Wahid Hasyim I
11    RS Hermina Samarinda            Jl. Teuku Umar
12    RS Mata Kalimantan Timur            Jl. M Yamin No. 04
13    RSIA Jimmy Medika Borneo            Jl. P Hidayatullah No. 11
14    RSGM Universitas Mulawarman        Jl. Kerayan Kampus Unmul
15    RS Mulya Medika                Jl. Bung Tomo No.01
16    RS PRIMECARE Samarinda            Jl. Muso Salim No 28

Sumber: Dinas Kesehatan Samarinda (diolah)

Editor : Muhammad Ridhuan
#RS Bhakti Nugraha Samarinda #Rumah sakit tutup di Samarinda #Pelayanan kesehatan Samarinda #Sistem rujukan rumah sakit #Dinkes Samarinda