Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pelatihan Barista Buka Peluang Kerja Pemuda Ring 1 Fuel Terminal Samarinda

Denny Saputra • Jumat, 5 Juni 2026 | 16:47 WIB

DUKUNGAN: Edi Mangun (ketiga kiri) memberikan bantuan mesin kopi dan pelatihan secara simbolis ke pemuda di ring 1 Pertamina Fuel Terminal Samarinda, Kamis (4/6). (DENNY SAPUTRA/KP)
DUKUNGAN: Edi Mangun (ketiga kiri) memberikan bantuan mesin kopi dan pelatihan secara simbolis ke pemuda di ring 1 Pertamina Fuel Terminal Samarinda, Kamis (4/6). (DENNY SAPUTRA/KP)

SAMARINDA- Sebanyak 15 pemuda di kawasan Ring 1 Pertamina Fuel Terminal Samarinda mengikuti pelatihan barista yang digelar Pertamina Patra Niaga Jalan Cendana, Gang Manggis, RT 15 Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kamis (4/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda di tengah pesatnya pertumbuhan usaha kedai kopi di Samarinda.

Pelatihan diberikan oleh pelaku usaha kopi lokal yang juga merupakan warga sekitar. Selain mendapatkan materi dan praktik meracik kopi, kelompok pemuda tersebut juga menerima bantuan satu unit mesin espresso untuk mendukung pengembangan usaha yang telah mereka jalankan secara mandiri.

Ketua Kepemudaan Gang Manggis RT 15, Abdurahim (26) mengatakan, pelatihan tersebut menjadi wadah positif bagi pemuda agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan maupun membuka usaha sendiri.

“Sekarang banyak coffee shop tumbuh di Samarinda. Semoga keterampilan yang didapat bisa dipakai untuk bekerja atau mengembangkan usaha sendiri sehingga pemuda tidak terjerumus ke kegiatan negatif,” ujarnya.

Menurut Abdurahim, kelompok pemuda di Gang Manggis yang beranggotakan sekitar 50 orang telah merintis usaha warung kopi selama tujuh bulan menggunakan dana kas bersama. Usulan pelatihan kemudian disampaikan kepada Pertamina dan mendapat respons positif. 

“Kami percaya diri mengembangkan usaha ini. Kami minta pelatihan dan ternyata disambut baik oleh Pertamina, bahkan diberikan pelatihan sekaligus mesin kopi,” jelasnya.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, dan CSR Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga Edi Mangun mengatakan dukungan tersebut diberikan karena melihat semangat kemandirian yang telah ditunjukkan para pemuda setempat. Diakuinya karena warga sudah memulai usaha secara mandiri dan membutuhkan peningkatan kapasitas, maka Pertamina masuk memberikan pengembangan.

“Karena itu kami memberikan pelatihan dan bantuan peralatan agar usaha mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Edi berharap 15 peserta yang mengikuti pelatihan dapat menularkan keterampilan yang diperoleh kepada pemuda lainnya. Ia menegaskan Pertamina siap mendukung pengembangan usaha masyarakat secara bertahap, terutama jika kelompok tersebut mampu menunjukkan pertumbuhan usaha yang baik dan didukung pengelolaan bisnis yang sehat.

“Ketika mereka tumbuh, maka dukungan kami juga akan mengikuti. Yang penting mereka terus belajar, terutama soal manajemen usaha dan pengelolaan keuangan,” tutupnya. (*)

Editor : Ismet Rifani
#pelatihan barista #pertamina patra niaga #Edi Mangun